Postingan

Menampilkan postingan dengan label alquran dasar tanya jawab ilmiah

181 . Adakah jaminan dalam Alquran bahwa semua keterangannya benar dan logis ?

Alquran diturunkan Allah pada Muhammad di Makkah pada th. 53 sebelum Hijriah. Walaupun Nabi itu buta huruf tetapi pengikut beliau menuliskan semua Ayat Suci yang beliau sampaikan. Penulisan itu berlaku wajar sebagai mana manusia kini menuliskan sesuatu, karena semenjak Nabi Isa , kertas tulis sudah ada, terbukti dengan Kitab Taurat yang ditulis oleh Bani Israel yang sering disebut Isa Almasih sewaktu menghadapi kaumnya, juga dengan berbagai surat Paulus kepada raja-raja, dan ada juga diberitakan bahwa pengikut Muhammad berkirim surat kepada raja negeri lain sewaktu Muhammad masih hidup.       Tentang kebenaran Alquran telah banyak bukti yang kita sampaikan dalam buku ini malah semuanya logis yang setengahnya belum sanggup dicapai oleh kesadaran manusia abad kini. Di samping itu sebagai jaminan baiklah kita muatkan saja maksud Ayat Suci me...

Resume No 182 Dapatkah manusia sorga nanti melihat Allah yang disembahnya?

      Jangankan Allah yang senantiasa berada di alam gaib , sedangkan jin yang hidup pada alam abstrak tidak dapat dilihat oleh manusia yang mendiami sorga atau yang mendiami neraka nanti. Bagaimana pula makhluk konkrit akan dapat melihat Pencipta yang Gaib, dan perhatikan maksud ayat: لاَّ تُدْرِكُهُ الأَبْصَارُ وَهُوَ يُدْرِكُ الأَبْصَارَ وَهُوَ اللَّطِيفُ الْخَبِيرُ 6/103. Tidaklah pemandangan manusia dapat mencapaiNYA dan DIA mencapai pemandangan manusia itu, dan DIA Indah dan Pemberi Kabar. يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ وَلاَ يُحِيطُونَ بِهِ عِلْمًا 20/110. DIA mengetahui apa-apa yang ada di muka mereka dan apa-apa yang ada di belakang mereka, dan tidaklah mereka menguasai ilmu tentang DIA. رَبِّ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَمَا بَيْنَهُمَا الرَّحْمـَنِ لاَ يَمْلِكُونَ مِنْهُ خِطَابًا 78/37. DIAlah Tuhan planet-planet dan Bumi ini serta apa-apa di antaranya, DIA Penyayang, tid...

180. Bagaimana hukum ‘ubudiyah dan mu’amalah tersebut dalam Alquran,kenapa tidak dibicarakan dalam buku ini?

      Segala sesuatu yang berhubungan dengan hidup kini dan hidup nanti di Akhirat tercantum keterangannya dalam Alquran, begitu pula berbagai hukum yang di perlukan, sesuai dengan maksud ayat 16/89.       lnsya Allah, buku yang khusus berisikan tanya jawab tentang hukum hidup akan diterbitkan sesudah ini, tetapi walaupun begitu, hukum hidup yang dimuat dalam Kitab Suci tersebut pada garis besarnya terdiri dari Suruhan dan Larangan. Orang yang mengerjakan suruhan yang tercantum dalam Alquran sembari meninggalkan perbuatan terlarang akan sangat beruntung dan berbahagia dalam hidupnya di dunia kini begitu pula di Akhirat nanti sesuai dengan maksud ayat 3/139. Kenapa? Karena setiap suruhan Allah berarti perbuatan yang mengandung kebaikan banyak walaupun secara peribadi ada rugi...

72. Adakah Alquran memberi contohtentang Pengetahuan yang telahdicapai oleh Manusia sebelurn Noah itu?

Gambar
      Alquran memang ada memberikan contoh tentang tingkat peradaban yang telah dicapai oleh Manusia sebelum Noah , yaitu pada ayat suci yang maksudnya sebagai berikut: 71:25. Dari apa-apa tentang kesalahan (perhitungan teknik pesawat angkasa luar) mereka, mereka dibenamkan (tertarik oleh Rawesia Surya) lalu dimasukkan ke dalam api (Surya), maka tidaklah mereka peroleh untuk mereka selan Allah selaku penolong. 71:26. Dan berkatalah Noah: "Wahai Tuhanku, janganlah Engkau tinggalkan di atas Bumi ini dari orang-orang kafir itu selaku penduduk".      Puncak dari keilmuan manusia yang hidup di muka Bumi tidaklah akan melebihi dari keilmuan penerbangan angkasa luar, hal ini telah disinyalir oleh ayat 53:17....

141. Nampaknya Alquran mengandung pokokilmu menyeluruh, tetapi mungkinkah penerbangan antar planet dilaksanakan secara wajar ?

Gambar
      Persoalan penerbangan antar planet sekedar perlu kita bicarakan pada soal no. 72 dimana dinyatakan Manusia sebelum Noah telah melaksanakannya secara wajar, didasarkan atas pemberitaan ayat 71:25. Juga telah kita bicarakan pada soal no. 109 yang menyangkut dengan Mi'raj Nabi Babak terakhir abad 14 Hijriah telah membuktikan bahwa manusia Bumi telah menjuruskan pandangannya ke arah penerbangan antar planet. Dalam hal ini kita bukan mendahului sejarah tetapi baru memulai sejarah untuk tingkat peradaban yang tinggi, hanya Alquran -lah yang telah menentukan gerak sejarah itu pada garis ketetapan Allah. Dengan itu terlaksanalah apa yang dimaksud oleh ayat 57:22 dan 18:84 bahwa gerak tindak manusia itu bukanlah hasil kreasinya sendiri. Ayat 55:33 memberi peluang kepada setiap sarjana untuk melakukan penerbangan...

34. Hal apakah yang menjadi patokan untuk menentukan Atas dan bawah dalam persoalan planet-planet?

Orang mengetahui bahwa semesta, galaxy,  Tatasurya dan planet, masing-masingnya  berputar. Setiap putaran tentunya mempunyai  pusat putaran yang langsung jadi pusat benda  angkasa itu. Semua itu bagaikan bola atau roda yang senantiasa berputar. Maka sesuatu yang menjadi pusat putaran dikatakan paling bawah dan yang semakin jauh dari pusat putaran dinamakan semakin Atas.  Dalam hal ini keadaan di Bumi dapat dijadikan contoh. Pusat putaran Bumi dikatakan paling Bawah dan yang semakin jauh dari pusat itu dikatakan semakin Atas, akibatnya orang yang berdiri di Equador Amerika dan orang yang berdiri di Sumatera, pada waktu yang sama, akan menyatakan kakinya ke bawah dan kepalanya ke atas, padahal kedua orang itu sedang mengadu telapak kaki dari balik belahan Bumi, tetapi masing-masingnya ternyata benar untuk status Bawah dan Atas yang dipakai di permukaan Bumi ini. Demikian pula jika contoh itu dipakai untuk status tatasurya di mana Surya sebagai bola api langsung bertindak jadi pusat kitar...

166. Bagaimanakah keadaan manusia waktu mulai bangun di Akhirat?

Waktu setiap diri dihidupkan kembali di Akhirat nanti  terdapatlah dua macam bentuk manusia yang  memperlihatkan perbedaan yang amat menyolok. Golongan  yang menurut nilai hidupnya kini ditentukan jadi penduduk sorga memiliki rupa yang amat sempurna, sedangkan yang ditentukan masuk neraka berupa batu atau besi. Kebangkitan untuk hidup kembali itu berlaku sekali gus di seluruh planet, mereka muncul dari tanah dan langsung diterbangkan menuju alamat tertentu. Itulah yang pernah kita sebutkan bahwa semua manusia akan mengalami penerbangan angkasa luar di Akhirat sebagai pernah dialami dulunya oleh Ibrahim dan Muhammad dalam Mi'rajnya. A. Para Muttaqien akan berwujud seperti dikatakan oleh ayat : 56/60. Kami telah menentukan di antara kamu kematian dan tidaklah Kami didahului. 56/61. Atas hal mengganti permisalan rupamu, dan Kami akan mewujudkan kamu pada rupa yang tidak kamu ketahui. 70/39. Awaslah, bahwa Kami telah menciptakan mereka dari apa yang mereka ketahui. 70/40. Maka janganla...

167. Cara bagaimana pemutusan hukuman oleh Allah waktu itu hingga disebut atas dasar keadilan ?

Seperti dikatakan tadi bahwa putusan Allah berlaku  tanpa pemeriksaan atas juta milyar persoalan dari  penduduk yang mendiami juta milyar planet di sentesta  raya ini. Putusan itu ditentukan dan dilaksanakan serentak  sekali gus, maka keadaannya bukan seperti seorang yang hanya dapat mengingat, bertindak atas satu soal saja. Walaupun demikian putusan Allah itu berlaku atas dasar keadilan dan dipenuhi oleh kasih sayang, ini terlaksana dengan alasan yang terjalin dari empat unsur : A. Ilmu pengetahuan manusia diberikan sepenuhnya sekali gus sewaktu bangun di Akhirat, melebihi keilmuan manusia sewaktu hidup di dunia kini. Kalau manusia kini mendapat kesadaran secara berangsur tentang sesuatu dan pengetahuan diperolehnya sedikit demi sedikit sebanding dengan peningkatan peradaban, maka di Akhirat kesadaran dan pengetahuan itu diperolehnya serentak dalam satu waktu: Di sana tidak ada manusia jahil, dungu, bodoh atau yang setengah bodoh, tetapi semuanya memiliki kesadaran dan pengetahuan ya...

168. Bilakah waktunya manusia yang dihidupkan kembali di Akhirat itu dibawa ke sorga atau ke neraka ?

Sewaktu seluruh manusia hidup kembali dari matinya   cara serentak dan ketika itu juga sudah terang siapa-siapa  yang harus dibawa ke neraka dan siapa yang harus  ditempatkan di Sorga maka ketika itu juga mereka langsung  diterbangkan kepada alamat masing-masing. Mereka diambil oleh malaikat yang diberi tugas tertentu untuk itu. Berapa besarnya tubuh manusia waktu itu, tidaklah pernah dinyatakan oleh Alquran, tetapi kita mungkin dapat mengira-ngirakan berdasarkan jumlah manusia Bumi yang pernah hidup dalam sejarah. Jika tubuh manusia nanti sama besar dengan tubuhnya kini maka akan sangat sesaklah permukaan Bumi ini malah mungkin tak muat.  Pada akhir abad l4 Hijriah saja tercatat jumlah 4,5 milyar penduduk. Jika angka ini kita ambil sebagai patokan untuk menghitung penduduk Bumi dalam sejarah maka angka itu berarti jumlah penduduk dalam waktu 40 tahun. Jika manusia Bumi telah berumur 4 juta tahun maka semua manusia itu berjumlah sekira 4.500.000 milyar orang, jadi memang tak muat lagi ...

169. Di manakah neraka itu, apapah dia konkrit atau abstrak?

Memang banyak sekali dongeng tak teranalisakan yang   beredar di tengah masyarakat manusia tentang neraka.  Ada pula yang menyatakan jaraknya sejengkal dari kepala  di waktu orang dihidupkan di Akhirat. Tetapi neraka itu adalah  sesuatu yang disediakan untuk tempat tinggal orang kafir maka hendaklah kita mencari tempat neraka itu begitu pula wujud dan massanya di semesta raya ini sesuai dengan ajaran Alquran pula.  Di samping itu haruslah diketahui bahwa hidup kita dua kali, dan hidup itu konkrit seperti hidup yang kita alami kini begitu pula di Akhirat nanti.  Semua keadaan itu telah kita bicarakan pada halaman di muka. Maka untuk menyiksa manusia konkrit atau untuk membalasi kebaikannya tentu pula dilakukan ditempat konkrit. Tak mungkin manusia yang konkrit akan ditempatkan dalam neraka abstrak.  Neraka itu bahasa Indonesia terambil dari bahasa Alquran, artinya API. Jadi API besar mana di semesta raya ini yang mungkin ditempati oleh jutaan milyar manusia kafir ? API itu tidak lain SU...

170. Adakah orang kafir yang di dalam neraka di keluarkan sesudah dosanya habis?

★ ★ ★ ★ ★ Memang banyak sekali cerita yang kita dengar tentang keadaan masa mendatang seperti mayat dalam kubur hidup kembali, begitu pula tentang orang kafir yang sudah habis dosanya lalu dikeluarkan dari neraka dan dimasukkan kedalam sorga. Padahal semua itu adalah cerita tanpa alasan dan tanpa pengalaman. Alasan pengalaman tentu tidak mungkin didapat oleh siapa juga di Bumi ini karena belum seorang juga yang hidup kembali lalu keluar dari kuburnya untuk bergaul dengan keluarganya, begitu pula belum seorang juga yang pernah keluar dari neraka atau Surya itu. Alasan ilmiah juga tidak mungkin ada karena soal mengenai Akhirat, sorga, dan neraka masih sangat asing bagi science dan kesadaran manusia Bumi selama ini. Satu-satunya alasan haruslah didasarkan atas Alquran karena Kitab Suci ini diturunkan oleh Pencipta yang menjadikan neraka atau Surya itu berfungsi tempat siksaan. Dan, alasan itu tidak pernah ada malah Alquran membantah cerita itu secara spontan. Kita menyadari bahwa pendapat...

171. Di manakah tempat sorga yang di janjikan untuk para Mutttaqien itu?

★ ★ ★ ★ ★ Dalam keterangan no. 169 kita sudah mendapat kesimpulan bahwa neraka yang disediakan untuk orang kafir adalah Surya yang menjadi pusat pusat orbit sepuluh planet dalam tatasurya. Dalam pada itu kita juga menyadari bahwa hidup di Akhirat nanti adalah hidup konkrit sebagaimana keadaan hidup kini cuma nantinya lebih sempurna. Untuk kehidupan konkrit yang sempurna dalam daerah tatasurya hanyalah permukaan planet semata, tiada tempat lain dari itu. “Kesimpulannya ialah sorga yang dijanjikan Allah itu adalah permukaan planet-planet sendiri”. Itulah sebabnya kenapa Alquran memakai sorga dengan istilah "JANNAH" yang berarti satu "SORGA" dan pada banyak Ayat Suci dipakai istilah "JANNAAT", artinya "SORGA-SORGA", memang ada sepuluh sorga nantinya di Akhirat. Dalam pada itu Alquran tidak pernah menyebut neraka itu banyak, tetapi hanya satu neraka dengan istilah NAAR, JAHIIM atau JAHANNAM, yang semuanya mufrad atau singular number. Tempat sorga yan...

172. Kenapa dikatakan penduduk sorga disinari oleh pancaran jutaan bintang lain ?

★ ★ ★ ★ ★ Memang demikian halnya seperti diterangkan oleh ayat 56/29 pada soal no. 171 di atas. Hal ini dapat disadari dengan pernyataan beberapa ayat suci : 76/13. Dalam sorga itu mereka bersenang-senang di atas singgasana, tidaklah mereka melihat Surya (dari tempat tinggal) dan tidak pula panas terik. 25/15. Katakanlah, apakah neraka itu lebih baik daripada sorga kekal yang dijanjikan pada para Muttaqien. Sorga itu bagi mereka sebagai balasan dan tempat BERKUMPUL. 21/104. Pada Hari Kami putarkan tatasurya ini seperti putaran radiasi-radiasi untuk ketetapan-ketetapan, sebagaimana Kami mulai ciptaan pertama, Kami ulangi lagi, sebagai janji atas Kami. Bahwa Kami melakukannya. 78/18. Dan dibukakanlah ionosfir (planet) maka jadilah dia berpintu-pintu. Penduduk sorga nanti bertempat tinggal di daerah kutub planet sama dengan keadaan Manusia sebelum Noah yang telah kita analisakan berdasarkan ayat 3/96. Keadaan pertama dulu itu akan berulang lagi tetapi dengan wujud yang lebih sempurna. Kal...

173. Adakah dalil lain dalam Alquran yang menyebutkan penduduk sorga nanti bertempat tinggal di kutub planet saja ?

★ ★ ★ ★ ★ Dalam soal no. 171 di muka tercatat arti ayat 39/20 dimana tersebut istilah “siang-siang” yang kata aslinya ANHAAR. Biasanya orang mengartikan istilah ANHAAR itu dengan sungai-sungai, sebenarnya pengertian begitu salah pasang. Alquran pernah mentertawakan orang yang menganggap Comet melayang di angkasa jauh itu berwujud debu atau pasir sebagaimana anggapan kebanyakan sarjana pada abad 14 Hijriah. Tertawaan itu tercantum pada ayat 25/22, padahal Comet itu sebenarnya terwujud dari Mar’a Neuterino yang mengapung dari jutaan bintang. Begitu pula Alquran pernah menentertawakan Firaun yang mengartikan ANHAAR dengan sungai-sungai, dimuat dalam ayat: 43/51 Dan berserulah Firaun pada kaumnya lalu berkata: "Wahai kaumku, apa tidakkah kepunyaanku kerajaan Mesir, dan inilah sungai-sungai (Nil) yang bergerak dari bawahku, tidakkah kamu perhatikan ?" Ayat Suci ini memperlihatkan keadaan Firaun yang salah tanggap tentang istilah ANHAAR yang dipakai Musa dalam menyampaikan agama Al...

174. Adakah tetumbuhan dalam sorga itu, dan bagaimana keadaan binatang apakah tidak membiak lagi?

★ ★ ★ ★ ★ Dalam soal ini sebenarnya ada dua pertanyaan dan memang wajar dikelompokkan jadi satu karena keduanya adalah bahan makanan manusia. Pertama-tama baiklah kita masuki persoalan ternak atau binatang : A. Ayat 6/38 yang artinya telah kita muatkan pada soal no.163 menerangkan bahwa segala macam binatang baik di darat, di laut maupun di udara adalah ummat yang sama dengan manusia yaitu berasal dari satu diri dibuktikan oleh ayat 39/6, dan ayat 11/40. Jadi, binatang juga bukanlah hasil evolusi. Semua binatang yang pernah hidup kini, termasuk bakteri yang hanya dapat dilihat melalui mikroskop, akan dihidupkan kembali di Akhirat bertempat tinggal di planet-planet sebagai keadaannya kini. Tetapi binatang itu juga tidak lagi berketurunan dan tidak pula mati buat selamanya. Orang tidak mau lagi makan daging binatang bukan saja karena daging itu tidak disukai dengan berbagai alasan ilmiah tetapi di sorga memang banyak sekali macam tetumbuhan yang enak berkhasiat malah juga di sana banyak ...