Postingan

Menampilkan postingan dengan label Rizki

Rizki

 Pada Ayat 51/57 ditekankan bahwa ALLAH tidak merencanakan mendapat rizki dari manusia, dan tidak ingin mendapat makan dari manusia, karena rizki dan makanan itu hanyalah dibutuhkan manusia sendiri dan makhluk lain yang DIA ciptakan, bahkan DIA-lah yang melengkapkan kebutuhan hidup bagi manusia seluruhnya. Walaupun pada umumnya orang mengetahui keadaan demikian tetapi ALLAH sengaja menjelaskan masalah rizki hidup tersebut berulang kali. Hal ini ialah karena naluri manusia sangat tergugah dengan masalah kebutuhan hidup yang oleh masyarakat kini disebut dengan "ekonomi." Maka untuk itu dengan tegas dinyatakan pada Ayat 51/58 bahwa DIA saja yang Pemilik semua rizki, DIA-lah yang mengatur serta menyediakan rizki selaku kebutuhan hidup manusia di dunia kini, tentang mana diperlukan adanya iman, ilmu dan amal di antara masyarakat ramai, yang kita sebut Demokrasi Ketuhanan. Begitu besarnya pengaruh kebutuhan hidup tentang mana orang-orang kafir mempergunakan semua umurnya berlomba b...

Rizki

Gambar
Allah menciptakan jin dan manusia hanya untuk menyembahNYA 51/56, jo. 29/64. Dan setiap makhluk hidup konkrit dijamin Allah rizkinya, 11/6, 6/151, 17/3l.  Betapa banyaknya makhluk lemah yang tak memiliki kurang makanan begitupun manusia tak berdaya, semuanya diberi Allah rizki untuk kehidupan menurut kadar tertentu 34/39.  Hanya manusia sendiri yang menjadi rizki itu baik untuk kebahagian hidup, dan manusia pula yang menjadikan buruk bagi kesengsaraan. 10/59.