Postingan

Menampilkan postingan dari Februari 20, 2016

Islam Dan Masalah Homosex

Dr. A. Faruq Nasution menyatakan dalam panjimas No. 234 halaman 41 dengan judul “Islam dan Masalah Homoseks,” antara lain sebagai berikut: "Islam dengan tegas melarang perbuatan-perbuatan seperti ini yang mengingatkan kita pada kisah zaman Nabi Luth, dengan segala risikonya yang didatangkan ALLAH s.w.t. atas dosa besar yang mereka kerjakan. Lengkapnya periksalah surat Al-A'raaf Ayat 80 sampai dengan 84. Kalangan ahli hukum  sepakat, tidak ada khilafiyahnya, tentang hukum liwath ini dengan haram, dan juga sepakat tentang kekejiannya dalam klasifikasi perbuatan keji yang terbesar, serta lebih jahat dari perbuatan zina. Oleh sebab itu hukumnya, had-nya, sama juga dengan zina.” Perlu ditegaskan problem; ini bahwa Hukum Islam menjelaskan tuduhan atas berlakunya perzinaan , lesbian atau homoseks , haruslah dengan mengemukakan empat orang saksi yang dapat memberikan bukti. Pemberian bukti di sini bukanlah berarti keempat orang itu benar-benar telah melihat perbuatan mes...

LOKALISASI

 ★ ★  Orang yang tidak mencegah perzinaan atau tidak berusaha menghukum pezina menurut Ayat 24/2 maka dia tergolong kafir, fasik dan zalim, berdasarkan Ayat 5/44, 5/45, dan 5/47.  •  Karena itu tidaklah benar sikap melokalisir perzinaan bagi para hidung belang yang oleh pemerintah

BATU KERAS MEMBARA ZAMAN NABI LUTH

★ ★ ★ Sijjil itulah yang menyebabkan-cause; terpecahnya planet-planet seperti dinyatakan pada ayat 33/72. Pecahan planet itu menimbulkan adanya meteorites yang berjatuhan sebagai batu yang kadang-kadang sangat merusak. Seperti halnya kita ketahui pada permukaan Bulan (qomar) jadi bopeng tersebab meteorites yang berjatuhan itu dan batu-batu itu juga yang dipakai Allah untuk membinasakan kaum durhaka di zaman Luth di negeri Sodom dan Gomorah. Di samping batu-batu yang berjatuhan juga mereka dihantam oleh ledakan petir yang ditimbulkan Sijjil dari Surya, mereka musnah tanpa kesempatan untuk mengelak dan mendebat. Hal itu disebutkan pada ayat 11/82 dan 15/74.  •••  Sedangkan ancaman demikian senantiasa tersedia untuk setiap bangsa yang durhaka disebutkan pada ayat 11/83 dan hanya Allah yang dapat menentukan bangsa durhaka yang akan disiksanya di dunia kini dengan bencana itu. •••  Kaum Gajah di zaman sebelum kelahiran Muhammad s.a.w. telah dimusnahkan pula dengan ...