Postingan

Menampilkan postingan dengan label HADITS

Hermeneutika Hadist

Memahami Hadist dengan Pendekatan :  Historis, Sosiologis, dan Antropologis A.   Pendahuluan                    Kajian hadist menarik perhatian para peminat studi hadist, baik dari kalangan islam, maupun non Islam. Bahkan hingga sekarang, kajian terhadap hadist, mulai dari kritik otensitias hadist, sampai pemaknaannya yang sampai sekarang masih terus berkembang.                  Pemahaman hadist relatif berkembang dari zaman ke zaman, mulai dari tekstualis, konservatif, sampai kontekstualis. Seiring dengan perkembangan zaman, hadist dimaknai dengan sesuai kebutuhan pada zaman tersebut, dikarenakan teks hadist itu sangat terbatas adanya, sedangkan realitas perkembangan zaman selalu dinamis.                    Oleh kar...

KATA 'AL-HIKMAH' (KEBIJAKSANAAN) DI DALAM QUR'AN 2:231-- TIDAKLAH BERARTI HADIS DAN SUNNAH

K arena pada faktanya bahwa Qur'an tidaklah berisi penyebutan apapun tentang kata-kata 'Sunnah Muhammad' , para pengikut sunnah merasa perlu memanipulasi makna beberapa kata Qur'an agar tercipta referensi Qur'ani terhadap 'hadis' dan 'sunnah . Kata yang terhadapnya mereka jadikan dasar kleim mereka adalah (Al-Hikmah) sebagaimana ditemukan di dalam sejumlah ayat, seperti misalnya: ''Ingatlah nikmat Allah atasmu, dan apa yang DIA diturunkan padamu 'Al-Kitab' dan 'Al-Hikmah' untuk menerangi 'bihi' (dengannya)...'' 2:231 S ecara harfiah, arti 'Al-Kitab' adalah 'buku itu' (Qur'an) dan 'Al-Hikmah' adalah 'kebijaksanaan' . Siapapun dapat melihatnya di dalam setiap dari beberapa kamus bahasa Arab dan akan selalu muncul dengan pengertian yang sama. Meskipun demikian, di dalam sebuah upaya untuk menciptakan sebuah referensi untuk Sunnah Muhammad di dalam Qur'an,...

ABDUL QADIR HASSAN

ABDUL QADIR HASSAN, ULAMA AHLI HADITS DARI BANGIL Tulisan berikut ini adalah kutipan dari media arrahmah.com , yang diunggah pada Ramadhan 1434 yang lalu. Penulisnya adalah Artawijaya, alumni Pesantren Persis Bangil yang kini menjadi Dosen di STID Moh. Natsir, Jakarta dan editor di Pustaka Al-Kautsar.

PERLUKAH AL-QUR'AN PENJELASAN

Mungkin pula banyak orang mengharapkan berbagai penjelasan hukum Islam dari Hadis Nabi atau dari sejarah kehidupan Muhammad selaku Uswah Hasanah, Teladan yang baik. Tetapi Nabi itu sendiri adalah pelaksana hukum yang terkandung dalam Alquran. Beliau tidak pernah menantang ketentuan ALLAH bahwa orang hanya diwajibkan mendasarkan hukum atas Firman yang DIA wahyukan dan terlarang mengambil hukum lain, bahkan beliau tidak pernah membikin hukum baru karena beliau hanyalah Rasul yang menyampaikan Hukum ALLAH, juga pengikut ajaran Nabi Ibrahim yaitu Islam yang telah sempurna: وَمَن يَرۡغَبُ عَن مِّلَّةِ إِبۡرَٲهِـۧمَ إِلَّا مَن سَفِهَ نَفۡسَهُ ۥ‌ۚ وَلَقَدِ ٱصۡطَفَيۡنَـٰهُ فِى ٱلدُّنۡيَا‌ۖ وَإِنَّهُ ۥ فِى ٱلۡأَخِرَةِ لَمِنَ ٱلصَّـٰلِحِينَ 2/130. Siapa yang membenci doktrin Ibrahim hanyalah memperbodoh dirinya. Sungguh KAMI pilih dia di dunia, dan di Akhirat dia terrmasuk orang-orang shaleh. قُلۡ إِنَّنِى هَدَٮٰنِى رَبِّىٓ إِلَىٰ صِرَٲطٍ۬ مُّسۡتَقِيمٍ۬ دِينً۬ا قِيَمً۬ا مِّل...

PENGERTIAN SUNNAH dan HADIST

Sebagai suatu sunnatullah yang telah berlaku sejak dahulu, kamu sekali-kali tiada akan menemukan perubahan bagi sunnatullah itu.” (QS Al-Fath/48:23) APA ITU SUNAHNYA ALLAH YG TIDAK PERNAH BERUBAH ? .... Mengenai "sunnah/as-sunnah " di masyarakat masih terjadi pemahaman yang menimbulkan perdebatan, sehingga sangat rancu di antara kita sesama muslim. Sementara orang memahami sunnah kebanyakan pengertian sunnah itu dianggap sama dengan hadits Nabi melalui periwayatan. Sedangkan Allah menegaskanbahwa: Surat Az-Zumar Ayat 23 الله Allahنزل Dia menurunkanأحسن paling baikالحديث pengkabaran(al hadist)كتبا Kitab (yg tertulis)متشبها serupaمثاني berulang-ulangتقشعر gemetarمنه dari padanyaجلود kulit-kulitالذين orang-orang yangيخشون (mereka) takutربهم Tuan merekaثم laluتلين menjadi lembut/tenangجلودهم kulit-kulit merekaوقلوبهم dan hati merekaإلى kepadaذكر peringatanالله Allahذلك demikianlahهدى petunjukالله Allahيهدي Dia memberi petunjukبه dengannyaمن siapaيشاء yg menghendakiومن dan bara...

INGKAR SUNNAH

Sunnah menurut kebanyakan orang (para ulama, guru-guru, penulis kitab-kitab) adalah sumber hukum Islam (pedoman hidup kaum Muslimin) yang kedua setelah Al-Qur’an. Menempati posisi kedua setelah al-Qur’an, as-sunnah memiliki fungsi sebagai bayan atau penafsir yang dapat mengungkapkan tujuan dari al-Qur’an.  Bagi mereka yang telah beriman terhadap Al-Qur’an sebagai sumber hukum Islam, maka secara otomatis harus percaya bahwa Sunnah juga merupakan sumber hukum Islam. Dalam hubungan dengan al-Qur’an ,maka as-Sunnah berfungsi sebagai penafsir, pensyarah, penjelas atas ayat-ayat tertentu. Dan menurut anggapan kebanyakan mereka, orang yang menolak keberadaan sunnah dikatakan murtad dan mendapat julukan INGKARUSSUNNAH. Benarkah anggapan kebanyakan orang itu?  Lalu apakah penjelasan Al Qur’an tentangnya? PENJELASAN AL QUR’AN TENTANG SUNNAH Sunnah (سُنَّة) berasal dari kata sanna (سَنَّ) yang artinya menajamkan, menerangkan, atau meletakkan. Sunnatun (...
                                        TADABBUR                                        ------------------ 1. Hadits menurut al quran berarti AL QUR’AN itu sendiri. اللَّهُ نَزَّلَ أَحْسَنَ الْحَدِيثِ كِتَابًا مُّتَشَابِهًا مَّثَانِيَ تَقْشَعِرُّ مِنْهُ جُلُودُ الَّذِينَ يَخْشَوْنَ رَبَّهُمْ ثُمَّ تَلِينُ جُلُودُهُمْ وَقُلُوبُهُمْ إِلَى ذِكْرِ اللَّهِ ذَلِكَ هُدَى اللَّهِ يَهْدِي بِهِ مَنْ يَشَاء وَمَن يُضْلِلْ اللَّهُ فَمَا لَهُ مِنْ هَادٍ39:23. Allah Telah menurunkan hadits yang paling baik (yaitu) Al Quran yang serupa (mutu ayat-ayatnya) lagi berulang-ulang, gemetar karenanya kulit orang-orang...