Postingan

Menampilkan postingan dengan label Supervisi

Fungsi Supervisi Akademik Kepala Sekolah Terhadap Kualitas Tugas Guru

A. Latar Belakang Penelitian Tugas Pokok dan Fungsi secara umum merupakan suatu hal yang wajib dikerjakan oleh seorang anggota organisasi atau pegawai dalam suatu instansi secara rutin sesuai dengan kemampuan yang dimilikinya untuk menyelesaikan program kerja yang telah dibuat berdasarkan tujuan, visi dan misi suatu organisasi. Supervisi akademik merupakan salah satu tugas pokok dan fungsi kepala sekolah, ini dapat dilihat pada program semester dan tahunan kepala sekolah dalam upaya pengimplementasian di subuah lembaga pendidikan. Kegiatan kepengawasan dimaksudkan sebagai kegiatan kontrol terhadap seluruh kegiatan pendidikan untuk mengarahkan, mengawasi, membina dan mengendalikan dalam pencapaian tujuan sehingga kegiatan kepengawasan dilakukan sejak dari tahap perencanaan sampai pada tahap evaluasi dalam rangka perbaikan dan peningkatan mutu pendidikan.

AL-QUR'AN TENTANG SUPERVISI (isyarat supervisi dalam al-qur'an)

Gambar
Supervisi berasal dari dua kata bahasa Inggris, yaitu super dan vision. Super yang berarti diatas dan vision yang berart melihat, masih serumpun dengan inspeksi, pemeriksaan, pengawasan dan penilikan dalam arti kegiatan yang dilakukan oleh atasan orang yang berposisi di atas, yaitu pimpinan terhadap hal-hal yang ada dibawahnya yaitu yang menjadi bawahannya (Arikunto 2004, hal. 2-3).   Lebih jauh menurut Arikunto , supervisi merupakan istilah yang dalam rumpun pengawasan tetapi sifatnya lebih human, manusiawi. Di dalam kegiatan supervisi, pelaksanaan bukan mencari-cari kesalahan tetapi lebih banyak mengadung unsur pembinaan, agar kondisi pekerjaan yang sedang disupervisi dapat diketahui kekurangannya (bukan semata-mata kesalahannya) kemudian untuk dapat diberitahu bagian yang perlu diperbaiki. Berdasarkan penjelasan yang dikemukakan oleh Arikunto diatas dapat disimpulkan beberapa hal mengenai supervisi, yaitu : Di dalam supervisi terdapat aktivitas melihat, pemeri...

Laporan Kepengawasan

Downloard : Laporan Kepengawasan BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Menjadi seorang pengawas, khususnya dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya, tidak bisa dilakukan serta merta. Dalam rekrutmen oleh instansi yang berwenang, seorang guru atau kepala sekolah harus mengikuti diklat kepengawasan dalam jumlah hari atau jumlah jam tertentu. Diklat ini dilakukan untuk mempersiapkan mereka dalam melaksanakan tugas-tugasnya di lapangan. Sebab guru atau kepala sekolah yang lolos rekrutmen pengawas atau akan ditugaskan sebagai pengawas akan menghadapi tugas yang berbeda, meskipun mereka akan tetap berkomunikasi dengan guru dan kepala sekolah dalam tugasnya sehari-hari.

SUPERVISI AKADEMIK

PENDAHULUAN      Undang–undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional dan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2005 sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2013 Tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 Tentang Standar Nasional Pendidikan telah menetapkan delapan standar nasional pendidikan, yaitu standar isi, standar proses,standar kompetensi lulusan, standar pendidik dan tenaga kependidikan, standar sarana dan prasarana, standar pengelolaan, standar pembiayaan, dan standar penilaian pendidikan. Standar-standar tersebut di atas merupakan acuan dan sebagai kriteria dalam menetapkan keberhasilan penyelenggaraan pendidikan. Salah satu standar yang memegang peran penting dalam pelaksanaan pendidikan di sekolah adalah standar pendidik dan tenaga kependidikan. Pengawas PAI merupakan salah satu pejabat fungsional pendidikan yang memegang peran strate...

PRINSIP SUPERVISI PENDIDIKAN ISLAM

C.   Prinsip Supervisi Pendidikan Pengertian prinsip menurut kamus wikipedia adalah suatu pernyataan fundamental atau kebenaran umum maupun individual yang dijadikan oleh seseorang atau kelompok sebagai sebuah pedoman untuk berpikir atau bertindak. Dalam pengertian umum prinsip adalah suatu pegangan hidup yang diyakini seseorang mampu membantu dirinya mencapai tujuan hidup yang dia inginkan atau diprogramkan. Seorang pemimpin pendidikan yang disebut sebagai supervisor dalam melaksanakan supervisi hendaknya bertumpu pada prinsip supervisi pendidikan sebagai berikut: 1.    Prinsip ilmiah (scientific) Prinsip ilmiah mengandung ciri-ciri sebagai berikut: a.     Kegiatan supervisi dilaksanakan berdasarkan data objektif yang diperoleh dalam kenyataan pelaksanaan proses belajar mengajar. ·          Kegiatan-kegiatan perbaikan atau pengembangan berdasarkan hasil kajian kebutuhan-kebutuhan guru at...