Postingan

Over View

PERTUMBUHAN ILMU-ILMU ISLAM DI MADRASAH

(Nana Masrur) Kompetensi Dasar : Mampu Menguraikan Pertumbuhan Ilmu-Ilmu Islam di Madrasah Indikator : Madrasah dan Perkembangan Ilmu Pengetahuan Islam Fungsi Madrasah dalam Mentranmisikan Ilmu Pengetahuan Agama, Peranan Ulama dalam Pengembangan Ilmu Pengetahuan Islam Strategi Perkuliahan : Presentase Makalah, Ceramah Tanya Jawab Penilaian : Luasnya Cakupan Informasi yang disampaikan dan variasi sumber informasi mengenai topik yang didiskusikan A. Pendahuluan Membicarakan sejarah pertumbuhan ilmu-ilmu Islam dalam konteks yang sebenarnya, dapat dilihat sejak dimulainya dakwah Nabi Muhammad saw secara resmi di Makah. Konsentrasi dakwah beliau seperti diketahui pengajaran tentang tauhid, ibadat dan akhlak. Sejak awal Nabi Muhammad saw tidak memperkenalkan ilmu-ilmu dalam bentuk dikotomis (dibedakan), sebab, sumber ilmu hanya satu yaitu Allah al-‘Aaliim ( Tuhan yang Mahatahu ). Selain itu, ilmu-ilmu yang

KETAKBISAAN MANUSIA MENGINDERA KEGAIBAN

Allah menciptakan manusia sebagai makhluq paling sempurna dan mutakhir dari seluruh makhluq. Jauh lebih sempurna daripada malaikat, jin, binatang, tumbuhan, apalagi hama. Tak satu pun dari seluruh makhluq memiliki seluruh dari apa yang dimiliki manusia, melainkan hanya sebagian kecil darinya.   Malaikat tak memiliki jasad dan pilihan. Jin tak memiliki jasad meski punya pilihan. Binatang memiliki jasad tapi tak punya pilihan. Tak satu pun hewan dapat melihat warna selengkap manusia. Sapi, banteng, dan anjing malah hanya bisa melihat hitam-putih dan gelap-terang. Burung, reptil dan amfibi hanya beberapa warna tertentu saja.   Allah memberikan dan membuka kelebihan penginderaan manusia untuk kenyamanan, dan sebaliknya, memfilter atau menapis dan menutup kelebihan lain penginderaan manusia untuk ketaknyamanan.   Contoh sederhana, Allah membatasi pedengaran normal manusia hanya untuk rangkum infra dan ultra, dan juga membatasi penglihatan normal manusia ...

KEGAIBAN DAN SAINS DAN TEKNOLOGI

Dalam beberapa definisi diatas, sains dan teknologi pada dasarnya bekerja dengan kegaiban atau invsibilitas, terutama fisika, yang mempelajari tentang materi dan energi, gelombang dan partikel, gaya dan daya, cahaya dan suara, atom, dan sebagainya.   Fisika dapat melihat materi tak-tampak karena kecil atau jauh menggunakan mikroskop dan teleskop. Fisika dapat mendeteksi materi tak-tampak karena jauh atau tersembunyi menggunakan RADAR (Radio Detection and Ranging) dan SONAR (Sound Navigation and Ranging). Fisika dapat memunculkan materi dari energi, dan sebaliknya melenyapkan materi ke energi. Fisika dapat membuat hantu tiga-dimensional atau hologram dalam kesinambungan ruang-waktu empat-dimensional menggunakan sinar LASER (Light Amplification by Stimulation of Emission of Radiation). Fisika dapat membuat materi dan bahkan orang menghilang menggunakan teknologi meta-material.   Jadi banyak hal yang dianggap kebanyakan orang awam adalah gaib, bukanlah hal gaib bagi ...

PENGETAHUAN DAN ALAM GAIB

 Ada beberapa tahap dalam pengetahuan dan beragama. pada tingkat awal atau bawah, orang dihrskan menerima dulu saja, seperti "dogma" atau "keyakinan buta", tapi tak untuk selamanya, karena pada tingkat lanjut, akhir atau atas, orang diharuskan mengerti secara nalar atau beralasan, berlandaskan pada pengetahuan dan ilmu.   Misalnya seperti beribadah, anak-anak tak perlu tahu persis, kenapa begini-begitu, pokoknya percaya saja dan ikuti saja, baru setelah dewasa dijelaskan. Rukun iman adalah hukum fiqih atau hukum syar'i, syari'at, alias syarat, hukum rendah dalam hukum Islam, hanya setingkat lebih tinggi daripada fatwa ulama. Malaikat adalah makhluq berbasis cahaya, Allah ciptakan untuk maksud khusus. Cahaya adalah energi, objek fisika, bukan sesuatu yang gaib; dimana muncul-menghilang dan datang-pergi malaikat diungkapkan secara jelas dalam Al Qur`an dan dapat dijelaskan oleh fisika.   Pengetahuan untuk memahami alam gaib ...

MATA FISIK DAN MATA PSIKIK

Manusia memiliki sepasang mata fisik, mata jasmani atau mata dhahir, dan sepasang mata psikik, mata ruhani atau mata bathin. Baik mata fisik maupun mata psikik, penglihatannya berada di otak.   Yang dimaksud pasangan mata psikik adalah mata hati [qalb < arab, jamaa': quluwb] dan mata akal ['aqlu < arab, jamaa': 'uquwl]. Pasangan ini memberikan kelebihan apa yang tak dapat diindera oleh panca-indera, sehingga disebut juga sebagai indera keenam (sixth sense).   Mata psikik dapat melihat apa saja yang tak dapat dilihat oleh mata fisik, tapi tak sebaliknya. Meski demikian, penglihatan mata fisik dapat mempengaruhi mata psikik.   Didalam otak, qalb bersarang di otak belahan-kanan, dam 'aql bersarang di otak belahan-kiri, tapi keduanya saling berinterseksi dalam lateralisasi hubungan bilateral sepasang belahan otak.   Secara komplementer, qalb menghadirkan perasaan atau emosi [fuw`ad < arab, jamaa': `af`idaat], dan 'aql menghadirkan pikiran atau...

ALLAH

Hanya ada satu Alläh utk semua. Semua kitab suci, semua agama samawi, semua nabi dan semua rasul berasal dari Dia. Dia adalah yang menciptakan sepasang manusia pertama, Adam dan Hawa, Eva atau Eve. Kita semua berasal dari moyang sama. Kita semua bersaudara, walau warna kulit, rambut, dan mata kita berbeda, bahasa kita berbeda, suku kita berbeda, ras kita berbeda, dlsb. Perbedaan itu tiada lain utk memberikan nuansa dan warna kehidupan agar dunia ini tdk monoton dan membosankan, ada ragam dan aneka, dan agar diantara kita saling mengenal, dan kemudian menyadari bahwa kita semua adalah satu bapak dan satu ibu, bahwa kita semua adalah bersaudara, dan kita semua berasal dari satu Tuhan sama, Tuhan Yang Maha Esa. Dia menciptakan segala yg baik dan juga segala yg buruk. Jadi baik dan buruk semua berasal dari Dia. Dia Maha Pengasih dan Maha Penyayang, tapi Dia juga Maha Sadis dan Maha Kejam dgn siksa-Nya. Dia menciptakan sorga, tapi dia menciptakan neraka. Jika tidak, maka Dia tak sempurna, t...

KETIADAAN DAN PENCIPTAAN

Alam atau semesta (universe) tak diciptakan dari ketiadaan (nihil), dimana dentuman besar (big bang) tak terjadi dari ketiadaan, melainkan dari ylem atau telur komik (cosmic egg), yg juga tak diciptakan dari ketiadaan. Didalam alam, tak ada yg namanya ketiadaan. Alam atau semesta itu sendiri adalah suatu keberadaan (existence) jelas. Tiap elemen universal, waktu, ruang, tenaga, benda (time, space, energy, matter), semuanya adalah keberadaan sama dalam wujud berbeda, dan dinamik atau berubah. Hanya saja ada yg tampak (visible) dan ada yg tak-tampak (invisble) atau ghaib. Yg ghaib bukan berarti ketiadaan, hanya saja ada keterbatasan atau limitasi indera manusia utk mendeteksi keberadaannya. Keadaan statik atau diam adalah ideal, melainkan berubah secara tetap (quasi-static) utk mencapai keseimbangan (equilibrium). Keadaan stabil atau mantap adalah ideal, tak lain adalah keadaan labil atau goyah dlm ruang-waktu tertentu dan terbatas [infinitesimal]. Faktor ruang dan waktu berperan dalam p...

KESAKSIAN PARA ILMUWAN

Untuk memahami bukti-bukti bahwa memang Alläh adalah Maha-Pencipta dan alam dimana manusia berada didalamnya adalah sang-ciptaan, tak ada cara atau jalan lain kecuali mempelajari Al-Kitäb dan Al-’Älam, keduanya, secara keseluruhan, melalui ilmu kitäb dan ilmu alam (natural sciences, physical sciences, physics). Perihal perlu atau tak perlu, bisa atau tak bisa, suka atau tak suka, bukalah urusan Tuhan, tapi urusan manusia. Dan Alläh telah melengkapi manusia dengan pasangan keseimbangan qalbun wa ’aqlun (kalbu dan akal, perasaan dan pikiran, emosi dan rasio) sebagai wadah bagi iman dan ’ilmu. Para naturalis dan fisikawan atau ahli ilmu alam diatas yang terkenal dengan penemuan dan karya mereka, mencatat bahwa ada campurtangan atau intervensi suatu keberadaan Maha-SupraCerdas, The-SuperIntelligent-Being, Maha-Supraba, All-Superb, The-Supreme-Being, dalam pengaturan alam, bahwa segala sesuatu bukan terjadi secara kebetulan, tapi ditata secara rapi dan berencana dengan sangat matang, dalam ...