Postingan

Menampilkan postingan dengan label ISTERI HAID

81. KENAPA SEOARAN SUAMI DILARAN MENDEKATI ISTERI DALAM KEADAAN HAID?

Diantara begitu banyak rahasia dan pokok ilmu yang terkandung dalam al-qur’an pada umumnya tidak terdapa tdalam ajaran agama lain ialah petunjuk tentang sikap seorang suami sewaktu isterinya dalam keadaan haid. Walaupun hal ini tmpaknya berupa persoalan kecil saja, tetapi kalu diprhatikan dengan seksama akan ternyata mencakup berbagai segi kehidupan. Namun yang kita bicarakan hanyalah mengenai laranga:   1. Keadaan haid, atau menstruasi, pada wanita umumnya berlaku beberapa hari dalam setiap bulan. Waktu itu terjadi pembersiha dalam rahimnya hingga dia mengeluarkan darah kotor berbau busuk. Ketika itu dia dinamakan dalam keadaan kotor, karenanya tidak boleh melakukan ibadah puasa, QS. 2/184 dan QS. 2/185, begitupun tidak boleh melakukan shalat, QS. 4/34 dan QS. 5/6, arena pada masi itu dia tergolng dalam keadaan berbeba berat atau ‘ALAA SAFARIN sebagai tercantum pada ayat suci diatas. Memaang perempuan yang dalam keadaan haid agak gelisah dan serba sulit pada pekerjaan ...