Postingan

Menampilkan postingan dari September 25, 2014

TENTANG ARTI DAN MAKSUD KATA "JIN"

" JIN " PEMBETUKAN KATA BAHASA. Berbagai lafa zh atau kata (word) dalam bahasa arabiyan ditentukan oleh akar-kata (root) atau kata-dasar (basic-word) dan arti-dasar (basic-mean), yang tak mengenal huruf-hidup atau vowel [a i u e o] seperti huruf latin, tapi hanya huruf-mati atau konsonan; dimana vovel diberikan melalui tiga tanda vokal, fa th ah, ka sh rah, dh ammah , dan atau huruf 'aliyf, yaa, waaw .  yang dapat berperan ganda sebagai harakat dan maad [ á = aa, í =iy, ú =uw ], dengan pilihan ganda-konsonan, sajdah atau tasjid , dan penguguran-vowel, suwkun , yang mana semuanya sekaligus membentuk arti baru, dan dimana arti berbeda bergantung pada tiga faktor vowel dan dua faktor konsonan tersebut; dimana satu kata-dasar dapat menurunkan lebih seratus kata-turunan atau derivat mengandung konsonan sama dengan faktor vowel dan faktor kosonan berberbeda, sehingga membentuk arti berbeda. MA KH LÚQ DAN GH AYRA−MA KH LÚQ . Lafa zh " ma kh luwq un...

ANALISA ALAM JIN

Gambar
Berdasarkan pada al Qur`an: Jin diciptakan dari api lebih dulu daripada manusia [Q 7:12; 15:27; 38:76; 55:15], yaitu pada masa Bumi dan Bulan belum diciptakan atau masih berbentuk plasma [gas pijar terbakar seperti Matahari] dan nebula [dukhaan, kabut gas dan debu kosmik]. Jin dapat melihat manusia, tak sebaliknya, [Q 7:27] kecuali dengan status tertentu, sesuai dengan sebutannya, jin, yang berarti tersembunyi (hidden). jin tak dapat mendatangkan manfaat dan tak pula mudharat bagi manusia [Q 72:21]. Jin ada yang jahat dan kafir, seperti Iblis (Devil; 'Iblys) [Q 2:34], dan ada juga yang baik dan beriman [Q 72:9-14], seperti Ifrit (Stalwart) [Q 27:39]. Jin dan manusia dapat berkomunikasi atau berhubungan dan melakukan persetujuan kerjasama atau saling tolong-menolong. Bergantung apakah itu dalam kebaikan ataukah dalam keburukan [Q 72:6]. Kerjasama jin dan manusia dalam kejahatan membentuk kelompok jahat yang ...

APAKAH SETAN ITU...?

Gambar
Berdasarkan pada al Qur`an:  SETAN ( satan; syaythan ) bukanlah nama suatu makhluq, tapi predikat, istilah atau sebutan untuk menyebut suatu kelompok atau golongan, yang terdiri dari dua jenis makhluq: ras-JIN ( jin-race, jinni; jin ) dan ras-MANUSIA ( human-race; `ins ) [ mina `al jini wa `al `insi ]. Masing-masing memiliki subkelompok baik dan jahat [Q 72:11], dan yang jahat dinyatakan dengan sebutan setan [Q 6:112; 43:38]. Perintis kelompok setan bernama IBLIS ( Devil; `Ibliys ), satu jin kafir dan jahat [Q 2:34]. Siapa saja diantara jenis-JIN ( jin-kind; jinnat ) dan jenis-MANUSIA ( human-kind; nass ) [ mina `al jinnati wa `aln nassi ] yang mengikuti Iblis, maka ia termasuk dalam kelompok setan [Q 4:118]. Dari jenis-jin diantaranya adalah LELEMBUT ( Deity, Jibti; Jibt ) dan DEDEMIT ( Demon, Daemon, Daimon, Thaqhooti; Thaghut ) atau GENDRUWO [Q 2:256; 4:51,60,76; 5:60; 16:36; 39:17]. Setan dari jenis-jin menjadi B...