Postingan

Menampilkan postingan dari Mei 3, 2016

146. Apakah yang harus dilakukan bilamana kebetulan terjadi peperangan antara sesama masyarakat Islam?

 Mungkin pertengkaran dan peperangan telah berlaku di zaman Khalifah-Khalifah Islam dulunya, ataupun juga mungkin sesudahnya dalam sejarah, tetapi sesuai itu bukanlah atas dasar-dasar prinsipal tentang hukum Islam sendiri. Kejadian yang berlaku hanyalah mengenai soal-soal taktis ataupun ditimbulkan olch kemunafikan didorong oleh faham sekuler untuk kepentingan duniawi. Selagi manusia itu berpegang teguh pada ajaran yang diturunkan Allah tercantum dalam Alquran, tidaklah akan terjadi pertentangan antara sesama masyarakat Islam, namun kalau berlaku juga, maka nyatalah salah satu fihak ataupun keduanya golongan yang bertentangan itu telah menyelewengkan hukun yang harus berlaku. Kedua golongan yang bertengkar itu hendaklah sama kembali kepada hukum Allah : 1. Dengan cara sama-sama menginsyafi kekeliruan yang sedang dilakukan hingga timbulnya pertengkaran itu. 2. Atau suatu fihak ketiga dari masyarakat Islam sengaja menjadi penengah untuk mendamaikan serta menyelesaikan pertengkaran yang b...

147. Adakah tercantum dalam Alquran keterangan mengenai perang modern ?

  Sebagaimana telah diketahui bahwa Alquran mengandung keterangan lengkap, dinyatakan pada ayat 16/89, begitu pula mengenai terjadinya peperangan dengan memakai alat modern di laut dan di udara. Selama beratus tahun, persoalan ini tidak fifahami orang secara wajar sesuai dengan tingkat peradaban yang berlaku, dan barulah pada abad 14 Hijriah dapat dimengerti : يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اذْكُرُوا نِعْمَةَ اللَّهِ عَلَيْكُمْ إِذْ جَاءَتْكُمْ جُنُودٌ فَأَرْسَلْنَا عَلَيْهِمْ رِيحًا وَجُنُودًا لَّمْ تَرَوْهَا ۚ وَكَانَ اللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ بَصِيرًا ﴿٩﴾ 33/9.:”Wahai orang-orang beriman, ingatlah nikmat Allah atasmu ketika tentara-tentara datang padamu, lalu Kami kirim atas mereka angin dan tentara-tentara yang tidak kamu lihat, dan Allah melihat pada apa-apa yang kamu  perbuat.” إِذْ جَاءُوكُم مِّن فَوْقِكُمْ وَمِنْ أَسْفَلَ مِنكُمْ وَإِذْ زَاغَتِ الْأَبْصَارُ وَبَلَغَتِ الْقُلُوبُ الْحَنَاجِرَ وَتَظُنُّونَ بِاللَّهِ الظُّنُونَا ﴿١٠﴾ 33/10.: “Ketika mereka datang padamu dari ata...

148. Adakah hal-hal yang mengenai perang antar planet tercantum dalam Alquran?

Adanya manusia yang bermasyarakat di permukaan planet-planet lain secara terang dinyatakanpada berbagai ayat suci terutama pada ayat 3/83, 42/29, dan sesungguhnya untuk tempat hidup manusialah semua planet itu diciptakan Allah, 13/3, 55/10, jo. 65/12 dan 53/15. Pada mulanya manusia Bumi ini tidak menyadari bahkan tidak mempercayai adaya masyarakat manusia di planet-planet lain, tetapi kedatangan Piring Terbang yang ribuan kali kelihatan di berbagai daerah permukaan Bumi pada abad 20 Masehi menyebabkan pada sarjana Barat terpaksa memperhitungkan kembali anggapan bermula. Namun mereka masih menamakan Piring Terbang itu dengan UFO (Unidentified Flying Objects) atau benda-benda melayang yang tak dikenal. Haruslah diketahui bahwa mengakui adanya manusia bermasyrakat di planct-planet lain berarti menantang kepercayaan agama di luar Islam, karenanya pendapat-pendapat yang menyatakan adanya manusia diluar planet Bumi sangat sulit diterima oleh masyarakat Barat abad 20 Masehi. Kemudian itu sete...

149. Adakah perintah dalam Alquran untuk membentuk suatu daerah Khalifah di dunia dimana semua orang Islam berada dibawah satu kekuasaan politik ?

Khalifah berarti “penguasa” tersebut pada ayat 2/30 untuk Adam, dan pada ayat 38/26 untuk Daud. Jamaknya ialah KHALAA-IFU tercantum pada ayat, 6/165, 10/14, 19/14 dan 35/39. Secara panjang lebar, persoalan tentang Khalifah telah kita bicarakan dalam buku Alquran Dan Sejarah Mansia halaman 73 s/ 78. Bahwa dulunya kaum Muslimin Arab pernah bersatu mendudukkan seorang Khalifah diantara beberapa negara Islam atau tepatnya seorang Super Khalifah. Tetapi usaha itu berakhir dengan keruntuhan yang sangat menyedihkan, karena dicampuri olch sifat mencari untung segolongan dan rasa saling mencurigai sejalan dengan pitfall atau politik yang disodorkan fihak musuh. Dan pada saat itu pula Bani Israil menyebarkan faham  nasionalisme yang sebenarnya bertentangan dengan ajaran Islam. Lihatlah kembali keterangan soal no. 14. Atas kejadian demikian seorang nasionalis Turki terkenal bernama Zia Kolkap menulis syair yang diterjemahkan kedalma bahasa Jerman oleh Prof. Fischer dan kemudian oleh prof Mhd. Iq...