Postingan

Menampilkan postingan dengan label SHALAT

Waktu Shalat

Satu hari di Bumi ialah24 jam yang setiap jamnya terdiri dari 3.600 detik. Bumi ini berputar dari barat ke arah timur hingga kelihatan surya terbit di timur dan terbenam di barat. Sekali dalam 24 jam tampaklah Surya berada di angkasa yang sama setiap harinya, demikian orang mengetahui bahwa rotasi Bumi 360 derajat di sumbunya berlangsung selama 24 jam dan itulah satu hari di Bumi. Selama 24 jam itu berlaku pergantian satu kali siang dan satu kali malam. Ini hendaklah dipandang dari satu tempat tertentu pada daerah ekuator Bumi bukan di sembarang tempat di luar garis ekuator. Pada dasarnya satu malam atau satu siang masing-masingnya berlangsung selama 12 jam sementara daerah yang ada di luar garis ekuator Bumi sangat dipengaruhi oleh pergantian musim yang menyebabkan malam lebih lama daripada siang atau sebaliknya. Alquran membagi waktu malam pada beberapa bahagian sebagai tercantum pada Ayat 73:20, 84:16, dan 97:5: Semua ini harus didasarkan pada waktu setempat di garis ekuator: ...

Istilah Shalat (4)

Gambar
asshalat       Selaku makhluk ciptaan , manusia hendaklah memuliakan ALLAH ALKHALIQ yaitu dengan mematuhi hukum yang diturunkan-NYA serta menyembah-NYA dalam kehidupan sehari-hari. Memuliakan ALLAH dengan menyembah-NYA itu disebut dengan melakukan Shalat atau mendirikan Shalat pada waktu-waktu yang telah ditentukan-NYA setiap hari. Shala t tersebut harus dilakukan menurut cara tertentu dalam Islam yaitu dalam keadaan suci, atau sehat, berdiri, ruku’ sujud dan duduk dengan bacaan tertentu sebagai yang dulunya dicontohkan Nabi. Memang untuk Shalat itulah ALLAH menciptakan jin dan manusia: وَمَا هَـٰذِهِ الْحَيَاةُ الدُّنْيَا إِلَّا لَهْوٌ وَلَعِبٌ ۚ وَإِنَّ الدَّارَ الْآخِرَةَ لَهِيَ الْحَيَوَانُ ۚ لَوْ كَانُوا يَعْلَمُونَ ﴿٦٤ 29:64. Tidaklah kehidupan dunia ini kecuali olok-olok dan main-main, bahwa kampung Akhirat adalah kehidupan sebenarnya kalau mereka mengetahui.

Istilah Shalat (3)

Gambar
       Banyak sekali ketentuan hukum dalam Islam , yang jika dianalisa secara ilmiah, memberikan faedah positif efektif bagi manusia dalam bidang sosiologi dan ekonomi , hal mana tidak pernah didapat pada agama lain, apalagi dalam bidang ubudiyah dan keaslian dasar Islam itu sendiri. Kini diketahui satu-satunya Kitab Suci agama yang isinya khusus firman ALLAH hanyalah Alquran yang selarna 15 abad tetap asli tanpa campuran saduran dan pemalsuan diri penulisannya.        Di antara begitu banyak kelebihan tadi termasuk masalah Shalat, Puasa, dan Waktu yang sengaja kita jadikan judul buku ini. Dan Alquran sebagai satu-satunya sumber hukum bagi Islam, maka penganalisaan kita hanya didasarkan atas wahyu ALLAH yanq tercantum dalam Kitab Suci itu pula pada mana hendaknya setiap Mukmin berpendirian kukuh :

Istilah Shalat (1)

Gambar
Nana Masruri BAB 1 I. Istilah Shalat Cipta , Agama ,  Muslim ,  Shalat ,  Shalat Mayat ,  Hidup Yakin ,  I. ISTILAH SHALAT        ALLAH pencipta tiap sesuatu, dan DIA penjaga atas tiap sesuatu itu. Kepunyaan-NYA daerah orbit planet-planet dan Bumi. Orang-orang yang kafir pada Ayat-ayat ALLAH, itulah mereka yang merugi. Katakanlah: ”Apakah kamu suruh aku menyembah selain ALLAH, wahai orang-orang bodoh?" Sungguh telah diwahyukan kepadamu dan kepada orang-orang sebelum engkau "Jika engkau syirik, akan lenyaplah amalmu dan engkau termasuk orang-orang merugi”. Bahkan sembahlah ALLAH dan jadilah termasuk orang-orang bersujud . Mereka tidak menentukan ALLAH dengan ketentuan-NYA yang logis. Bumi-bumi semua adalah pemadatan-NYA pada Hari Kiamat dan Planet-planet itu berputar dengan tatahukum-NYA. Mahasuci DIA dan Mahatinggi tentang apa yang mereka serikatkan. Demikian terjemahan Firman ALLAH pada Ayat 39:62 sampai den...

YAWMI L-JUMUAH (DAY OF CONGREGATION)

Bismillaahirrahmaanirrahiim Kajian ini akan sangat panjang, bisa dipahami dengan mudah bila menghilangkan segala prasangka. Tidak ada niat menyakiti, menyinggung perbedaan pemahaman, semata2 upaya memahami original message atas firman-firmanNya. 62:9 - Hai orang-orang beriman, apabila dipanggil (nudiya) untuk shalat dari hari al-jumuah, maka bergegaslah kamu kepada mengingat Allah dan tinggalkanlah barter (BAY'A). Yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui. 62:11 - Dan ketika mereka melihat jual-beli (TIJARATAN) atau pengalihan (LAHWAN), mereka bercerai-berai untuk menuju kepadanya dan mereka meninggalkanmu sedang menegakkan (qaa'iman). Katakanlah: "Apa yang di sisi Allah lebih baik dari segenap pengalihan (AL-LAHWI) dan segenap jual-beli (AL-TIJAARATI)", dan Allah Sebaik-baik Pemberi rezeki. DEFINISI BAY'A, TIJARATAN, LAHWAN TIJARATAN 24:37 - laki-laki yang tidak mengalihkan (diri) mereka (pada) jual-beli (tijaaratan) d...

BATAS WAKTU SHALAT ISYA

'Isya ('asyiyyatan) adalah bagian dari malam. Dalam bahasa inggris kita menyebutnya evening. Berapa lama masa isya, dapat kita ketahui dari rangkaian ayat-ayat berikut: 23:114 Dia berkata: Tidak kalian berdiam (tinggal) kecuali sedikit (qaliylan), jika saja kalian mengetahui. 79:46 - Seakan-akan mereka, pada hari mereka melihatnya, tidak mereka berdiam (tinggal), kecuali suatu 'isya ('asyiyyatan) atau suatu pagi (dhuhaHha) Hipotesa 1. Isya adalah bagian sedikit (qalyl), disetarakan dengan lamanya waktu dhuha. Bila waktu Dhuha adalah adalah mulai pukul 7-10 pagi, maka qalyl-nya waktu dhuha setara dengan waktu isya, yaitu pukul 7-10 malam. Periode isya tersebut dapat kita lihat lebih jelas lagi pada ayat berikut: 73:20 - Sesungguhnya rabb-mu mengetahui bahwa kamu berdiri hampir dua pertiga malam, dan seperdua malam dan sepertiganya dan peredaran dari mereka yang bersama kamu. Dan Allah menetapkan malam dan siang. Dia mengetahui bahwa tid...

ISTILAH SHALAT

Khutbah Pertama: إِنّ الْحَمْدَ ِللهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَسَيّئَاتِ أَعْمَالِنَا مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلهَ إِلاّ اللهُ وَأَشْهَدُ أَنّ مُحَمّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ اَللهُمّ صَلّ وَسَلّمْ عَلى مُحَمّدٍ وَعَلى آلِهِ وِأَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدّيْن . يَاأَيّهَا الّذَيْنَ آمَنُوْا اتّقُوا اللهَ حَقّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنّ إِلاّ وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ يَاأَيّهَا النَاسُ اتّقُوْا رَبّكُمُ الّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثّ مِنْهُمَا رِجَالاً كَثِيْرًا وَنِسَاءً وَاتّقُوا اللهَ الَذِي تَسَاءَلُوْنَ بِهِ وَاْلأَرْحَام َ إِنّ اللهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيْبًا يَاأَيّهَا الّذِيْنَ آمَنُوْا اتّقُوا اللهَ وَقُوْلُوْا قَوْلاً سَدِيْدًا يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْلَكُمْ ذُنُوْبَكُمْ وَمَنْ يُطِعِ اللهَ وَرَسُوْلَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيْمًا، أَم...

SHALLA

TANYA__________ **Pada ayat 33/43 da 33/56 di_artikan dg 'memulyakan', dan pd beberapa ayat laen dijumpai pula dg 'melakukan' shalat, hal itu bukanlah kontradiksi karena istilah ((shallat)) itu sendiri seberarnya berarti 'memulyakan' dg cara tertentu dlam islam. Kalau shalla termuat dlm 33/43, 33/56 kita artikan dg 'melakukan shallat' mungkin akan timbul anggapan bahwa Allah dan malaikat melakukan shalat spti yang dilakukan manusia, suatu hal yang mustahil, karena kita menggunakan arti sebenarnya dg 'memulyakan', jadi Allah dan Malaikatnya memulyakan para Nabi dan org beriman semuanya diperintah memulyakan Nabi dg ucapan salam yang biasa disebut shalawat Nabi serta melakukan hukum islam yg disampaikannya dlam kehidupan sehari-hari.