Postingan

Menampilkan postingan dengan label ISLAM

Islam dan Jerman

Dakwah Islamiah di Dunia Barat pada masa datang akan mantap dan sukses. Tidak lama lagi Agama Islam akan dianut oleh mayoritas Bani Israil, memang doktrin ilmiah hanya lebih mantap bagi masyarakat ilmiah, sejalan dengan peningkatan kesadaran yang ditentukan ALLAH. Penuh keyakinan akan terlaksana kembali maksud Ayat 3:139 menyambung ketinggian Islam pada abad pertama Hijriah dulu. Hanya ada dua persoalan yang harus semenjak kini menjadi pemikiran: 1. Sanggupkah masyarakat manusia yang kini menyatakan dirinya beriman menurut faham tradisional mempertahankan imannya dan mengimbangi kemajuan zaman yang sesungguhnya sejalan dengan ketentuan Alquran? 2. Apakah masyarakat yang membaca Alquran dengan nyanyian merdu hanya memperoleh senandungnya saja, sementara orang-orang Barat mendapatkan isinya? Ataukah keduanya saling mempertukarkan agama yang dianut hingga yang di Barat menghayati Islam dan yang di Timur menganut budaya dan tradisi Yahudi? Itulah dua persoalan yang harus diper...

KURIKULUM RADIKAL

Gambar
Mungkinkah ini adalah salah tanggap terhadap redaksi ayat  Ø¥ِÙ†َّ ٱلدِّينَ عِندَ ٱللَّÙ‡ِ ٱلْØ¥ِسْÙ„َÙ€ٰÙ…ُ  Menteri Pendidikan dan Kebudayaan , Muhadjir Effendy mengaku telah berkoordinasi dengan Kementerian Agama untuk meninjau ulang kurikulum pendidikan agama di sekolah terkait fenomena tumbuhnya benih radikalisme di lingkungan sekolah.“Kurikulum pendidikan agama kita memang perlu ditinjau secara radikal,” ujar Muhadjir di Yogyakarta, Senin, 25/3. Muhadjir saat itu tengah menghadiir acara Pelatihan Pengawas Sekolah Program memperkuat Peran Auditor dan Pengawas Sekolah dalam Mempromosikan Toleransi dan Mulikulturalisme di Yogyakarta. Dia menilai pendidikan agama yang diberikan di sekolah saat ini orientasinya terlalu serba pengetahuan dan yang menjadi kontennya pun sangat determenistik. “Maksudnya sangat deterministik itu bahwa dalam pendidikan agama itu isinya pokoknya agama yang dianut anak didik itu yang paling benar, yang lainnya tidak benar,” ujar dia. ...

Agama Para Nabi

Dalam Alquran, istilah agama disebut dengan DIIN, maka agama yang diturunkan ALLAH kepada para Nabi ialah agama Islam dengan hukum-hukum yang sama, tercantumpada Ayat 3/84 dan 42/13. Nabi Nuh menyampaikan agama Islam dinyatakan dalam ayat 10/72, begitupun Ibrahim pada ayat 3/67 dan 3/102, Juga Luth pada ayat 51/36, Ismail, Ishak dan Yakub pada ayat 2/133, Yusuf pada ayat 27/38, Isa Almasih pada ayat 3/52 dan 5/111, juga Muhammad menyampaikan agama Islam tercantum pada ayat 6/163 dan 27/91. Para jin juga adayang beragama Islam, dinyatakan pada ayat 72/14. Orang-orang yang beragama Islam dinamakan dengan MUSLIMIN Artikel terkait :  AGAMA

PERTUMBUHAN ILMU-ILMU ISLAM DI MADRASAH

(Nana Masrur) Kompetensi Dasar : Mampu Menguraikan Pertumbuhan Ilmu-Ilmu Islam di Madrasah Indikator : Madrasah dan Perkembangan Ilmu Pengetahuan Islam Fungsi Madrasah dalam Mentranmisikan Ilmu Pengetahuan Agama, Peranan Ulama dalam Pengembangan Ilmu Pengetahuan Islam Strategi Perkuliahan : Presentase Makalah, Ceramah Tanya Jawab Penilaian : Luasnya Cakupan Informasi yang disampaikan dan variasi sumber informasi mengenai topik yang didiskusikan A. Pendahuluan Membicarakan sejarah pertumbuhan ilmu-ilmu Islam dalam konteks yang sebenarnya, dapat dilihat sejak dimulainya dakwah Nabi Muhammad saw secara resmi di Makah. Konsentrasi dakwah beliau seperti diketahui pengajaran tentang tauhid, ibadat dan akhlak. Sejak awal Nabi Muhammad saw tidak memperkenalkan ilmu-ilmu dalam bentuk dikotomis (dibedakan), sebab, sumber ilmu hanya satu yaitu Allah al-‘Aaliim ( Tuhan yang Mahatahu ). Selain itu, ilmu-ilmu yang

Jejak Intelek Arsitek Pesantren

Gambar
(Telaah Buku) Judul Buku : Dari Haramain ke Nusantara: Jejak Intelektual Arsitek Pesantren Pengarang : Abdurrahman Mas'ud Penerbit : Kencana Tahun : 2006 Tebal buku : xxxii + 300 halaman   P e n d a h u l u a n      Abdurrahman Mas’ud yang menuliskan [1] jejak intelektual arsitek pesantren , mengulas secara kritis biografi analitis lima orang ulama Indonesia terkemuka (Syaikh Nawawi al-Bantani, Syaikh Mahfuzh at-Termisi, Kyai Khalil Bangkalan, Kyai R. Asnawi Kudus, dan Hadratus Syaikh Hasyim Asy’ari) , yang kesemuanya menggambarkan perkembangan dan bentuk jaringan ulama Nusantara yang terbentuk pada abad ke-17 hingga abad ke-19.

PRINSIP SUPERVISI PENDIDIKAN ISLAM

C.   Prinsip Supervisi Pendidikan Pengertian prinsip menurut kamus wikipedia adalah suatu pernyataan fundamental atau kebenaran umum maupun individual yang dijadikan oleh seseorang atau kelompok sebagai sebuah pedoman untuk berpikir atau bertindak. Dalam pengertian umum prinsip adalah suatu pegangan hidup yang diyakini seseorang mampu membantu dirinya mencapai tujuan hidup yang dia inginkan atau diprogramkan. Seorang pemimpin pendidikan yang disebut sebagai supervisor dalam melaksanakan supervisi hendaknya bertumpu pada prinsip supervisi pendidikan sebagai berikut: 1.    Prinsip ilmiah (scientific) Prinsip ilmiah mengandung ciri-ciri sebagai berikut: a.     Kegiatan supervisi dilaksanakan berdasarkan data objektif yang diperoleh dalam kenyataan pelaksanaan proses belajar mengajar. ·          Kegiatan-kegiatan perbaikan atau pengembangan berdasarkan hasil kajian kebutuhan-kebutuhan guru at...

PEMIKIRAN FILOSOFIS MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM

BAB I PENDAHULUAN Dalam kehidupan berkeluarga, berorganisasi, bermasyarakat, dan bernegara, manejemen merupakan upaya yang sanagt penting untuk mencapai tujuan bersana. Pendidikan yang slah satu faktor penting dalam kehidupan manusia sudah semestinya mendapat perhatian penting dalam hal manejemennya. Pendidikan yang baik merupakan tolok ukur bagi sebuah bangsa tau negara dalam hal kemajuan yang di capai tidak terkecuali dalam Islam. [1] Pendidikan dalam Islam sudah semestinya dikelola dan di manage dengan sebaik-baiknya. Manajemen pendidikan Islam merupakan salah satu cara untuk meningktkan kualitas kehidupan umat dari keterbelakangan baik secra moral., materi, dan spiritual. [2] Dalam Islam, manajemen adalah hal yang sanagt penting. Hal ini tampak dalam ungkapan bijak’ “ sesuatu yang haq yang tidak di organisir terkadang dikalahkan oleh sesuatu yang batil yang terorganisir” Makalah ini akn membahas tentang pemikiran filosofis tentang manejemen dalam pendidikan Islam ...