Kuasa Allah
Tuhan tak berserikat dalam wujud dan kekuasaanNya. Tuhan itu tidak bisa dicapei oleh otak manusia apalagi dengan panca indra lainnya, dan keadanNya jauh berbeda dengan keadaan alam biasa yang konkrit ini. DIA tidak dilahirkan dan tidak pula melahirkan, malah DIA berkehendak, mencipta dan menentukan tiap sesuatu, dan tidaklah DIA membagi-bagi dirinya dan kekuasaanNya kepada siapa juga. Adanya iman diantara manusia kepadaNya dan kekuasaanNya, yang kemudian dikuatkan dengan pencapaian fikiran dan logika dimana iman tadi berobah menjadi yakin, maka ayat-ayat dari seluruh kitab suciNya itu berisikan petunjuk nyata yang dapat teranalisakan. Banyak ayat suci itu telah diketahui realitanya, hal mana menimbulkan dan pendapat bahwa seluruh ayat dan firmanNya itu benar adanya. Tiada sesuatu ketakutan ataupun keuntungan yang mungkin didapatNya sekiranya firman-firmanNya itu dipalsukanya dari realita kejadian di Semesta Raya.