Postingan

Menampilkan postingan dengan label TUHAN

Tiada TUHAN

Pemikiran secara sederhana, sebenarnya di dalam Islam itu sudah ditiadakan istilah Tuhan. Jadi ketika kita membahas tentang Tuhan, berarti membahas tentang yang tiada. Tiada itu tidak ada. Orang Islam dengan menyatakan La ilaha illallah, sudah meniadakan istilah Tuhan, kecuali Allah. Kenapa kita masih menganggap Allah itu sebagai Tuhan? Masalah Konsep ketuhanan, konsep itu harus ada objek yang dikonsepkan, sedangkan Allah itu bukan objek. Tuhan itu yang menjadi objeknya di dalam konsep ketuhanan, tidak lagi layak dibahas, karena sudah ditiadakan. .......... Secara sederhana dapat dipahami bahwa dalam Islam, yang ditiadakan bukanlah keberadaan Tuhan, melainkan segala bentuk “ilah” selain Allah. Ketika seorang Muslim mengucapkan La ilaha illallah, ia tidak meniadakan konsep ketuhanan secara mutlak, tetapi menafikan semua sesembahan yang dianggap sebagai tuhan, lalu menetapkan hanya Allah sebagai satu-satunya yang benar. Karena itu, pernyataan bahwa membahas Tuhan berarti membahas sesu...

ILMUWAN ATHEIS

Kebanyakan ilmuwan akan memilih jadi atheis daripada beragama,…… yah emang demikian adanya….. Namun sebenarnya mereka mengakui adanya Tuhan, sayangnya bingung menyebut tuhan itu “apa/siapa”, sehingga menyebut keberadaan tuhan itu dengan SUPER/SUPRA NATURAL….. Mari kita telaah lagi, bagaimana bisa ilmuwan memilih menjadi atheis…… Kita telaah lagi kisah keteladanan Ibrahim berjumpa dengan tuhan. Apa yg dilakukan ibrahim??? Mengikuti ritual kaumnya?? [7:191] Apakah mereka mempersekutukan (Allah dengan) berhada-berhala yang tak dapat menciptakan sesuatu pun? Sedangkan berhala-berhala itu sendiri buatan orang. [16:20] Dan berhala-berhala yang mereka seru selain Allah, tidak dapat membuat sesuatu apa pun, sedang berhala-berhala itu (sendiri) dibuat orang. [6:74] Dan (ingatlah) di waktu Ibrahim berkata kepada bapaknya, Aazar, "Pantaskah kamu menjadikan berhala-berhala sebagai tuhan-tuhan? Sesungguhnya aku melihat kamu dan kaummu dalam kesesatan yang nyata...

⧉ Pereka Cipta Utama ⧉

❖ Semesta Raya & seluruh isinya, mencakup pula manusia, tak mungkin ada dgn sendirinya. ❖ Karena alam & isinya memiliki awal & akhir, kematian dan kehidupan. ❖ Jadi harus sesuatu yg lebih dlm segalanya daripada alam & isinya, yg menciptakannya. ▌ Dan yang demikian itulah Maha Pencipta. ❖ Kerana Dia Maha Sempurna, Maha Perkasa dan Maha Digjaya, Maha Besar, dan begitu sangat sangat sangat dahsyat, ❖ Maka adalah tak mungkin bagi kita berhadapan langsung dengan Dia dan memandang wajah Dia.

TUHAN

⧉ TUHAN ⧉ ░ Sesuatu yg tunggal itu unik, alias tak ada yg menyamai ataupun menyerupai, karena keberadaanNya tunggal, jadi sebutanNya juga harus unik : ➫ MahaDewa, ➫ MahaTuhan, ➫ MostGod, ➫ AllGod, atau Allaah. ░ Menyimpang dr aturan bahasa yg berlaku semestinya: ➫ Sang Dewa, ➫ Sang Tuhan, ➫ The God, ➫ Most God, ➫ All God, atau Al Ilaah. ░ Tuhan adlah satu keberadaan, Dia ada dgn sendirinya. Tak diadakan oleh ssuatu yg lain tersebab dg sendirinya. ◉ Tak pernah Dia diciptakan (lam khuliqa), ◉ Tak pernah Dia dijadikan (lam ju'ila), ◉ Tak pernah Dia dilahirkan (lam yulad), ◉ Tak pernah ia ada bagi Dia kesetaraan satu pun (lam yakun la huu kufuwan ahadun), ◉ Tak akan ada bak laksana Dia sesuatu pun (laysa ka mitli hii syay`un).