Postingan

Menampilkan postingan dari Januari 6, 2020

Suaka Alam

Gambar
Suaka atau perlindungan binatang liar pada Ayat 5:94 s.d. 5:96 hingga bangsa-bangsa di dunia tidak perlu lagi menyusun perundangan baru bagi kelanjutan hidup generasi binatang tersebut. Demikian logis dan komplit hukum Islam tentang ekonomi manusia.  Sekiranya suaka alam yang tercantum pada Ayat Suci tersebut telah dilaksanakan semenjak 1000 tahun yang lalu maka berbagai binatang liar itu tentulah kini masih hidup membiak di muka Bumi sebagai pelengkap bagi kebutuhan ekonomi masyarakat ramai.  Orang boleh menyembelih binatang ternak bila saja dia kehendaki, begitupun menangkap ikan di lautan yang memang sangat luas, kemudian memasak dan memakannya, tetapi dia dilarang bahkan dinyatakan haram membunuh binatang buruan daratan pada empat bulan terlarang.  Maka apa yang disinyalir oleh Alquran semenjak 14 abad yang lalu, kini telah dirasakan orang akibatnya, berupa laba bagi yang mematuhi dan kerugian massal bagi setiap pelanggaran.  Namun hukum Islam ...

Kutup Utara Bumi

Gambar
Makkah di Saudi Arabia adalah kutub utara dulunya sebelum tofan Nuh, dan otomatis daerah ekuator waktu itu terdiri dari wilayah Indonesia, Jepang, Alaska, Atlantik Utara, Semenanjung Afrika, dan Australia Barat. Pada jalur itu dulunya terbentang daerah tandus, dipenuhi gunung-gunung berapi, dan seringkali ditimpa gelombang panas dan ledakan besar seperti yang berlaku di Tunguskha Siberia pada tanggal 30 Juni 1908 disebabkan oleh adanya transit planet di atas orbit Bumi lalu menimbulkan bombardemen radiasi Surya atas daerah-daerah itu. Selanjutnya kutub selatan berada di Dangerous Island di Pasifik, tepatnya di pulau Tuamoto pada 40° bujur barat dan 22° lintang selatan yaitu tepat pada 90 derajat di bawah Makkah di balik belahan Bumi. Sebagai diketahui bahwa magnet utara Bumi adalah negatif yang sewaktu penciptaan pertama dulunya menarik molekul-molekul permukaan Bumi ke arahnya. Walaupun molekul-molekul itu sudah stabil tetapi negatif magnet Bumi dapat mempengaruhi positif mole...

Species Musnah

Punahnya beberapa species di Bumi pada waktu tertentu ada hubungannya dengan pembalikan arah medan magnet dan mombardemen tektit dari angkasa luar. Mereka beranggapan bahwa tektit dari benturan Comet dengan Bumi. Benturan sedemikian dapat mengakibatkan membaliknya arah medan magnet. Jika tektit memang benar terjadi dari benturan Comet maka gas-gas seperti amonia beku dan methane tentu akan dapat mempengaruhi ekologi jika masuk ke atmosfir dan samudera dengan cepat. Beberapa jenis organisma dapat memanfaatkan zat-zat sedemikian untuk hidupnya, tetapi ada pula organisma lain yang punah karenanya. Sejak beberapa tahun ini telah diketemukan tanda-tanda bahwa beberapa fauna marin berukuran mikroskopik pada saat-saat tertentu punah, sedangkan jenis-jenis lain timbul pada saat-saat medan magnet Bumi berubah arahnya. Dulu pernah ditulis bahwa bola Bumi dibungkus suatu medan magnet, dengan arah polaritas tertentu. Pada waktu-waktu tertentu polaritasnya berubah arah. Tetapi sebelum dia...