Postingan

Menampilkan postingan dari Januari 7, 2016

Sifat Sifat Manusia

     Manusia selaku makhluk berakal, berencana laba rugi, telah ditentukan Alkhaliq selalu dalam rasa kekurangan bersifat lemah, dilahirkan ibunya tanpa tahu apa-apa, disusukan belasan bulan, diasuh beberapa tahun. ➀ Kemudian dia mulai agak kuat kemudian lemah lagi hingga mautnya, tetapi ada juga yang kembali kepada kedunguan tanpa tahu sesuatu ilmu yang sudah dimilikinya. Hal ini dinyatakan ALLAH pada berbagai Ayat, di antaranya Ayat 22:5.      Memang manusia tidak memiliki keteguhan hati sebagai dinyatakan Ayat 20:115, bahkan pada Ayat 14:34 dan 33:72 dikatakan bersikap ✔zalim, ✔inkar, dan ✔bodoh. ● Manusia dilahirkan dengan rasa sakit lalu menangis. Hal ini menyebabkan dia takut dan waspada. Dia takut kepada tiap sesuatu yang mungkin mendatangkan kesusahan lalu mmbencinya ato mendewakannya, sementara itu dia memperkuat diri dengan berbagai persiapan. Dia lebih cenderung kepada hal-hal konkrit yang lebih dekat menyangkut dengan dirinya tanpa m...