1. PERPINDAHAN ADAM KE BUMI
Nenek moyang kita yang pertama kali hidup di permukaan Bumi ini ialah Adam didatangkan ALLAH dari suatu planet yang lebih tinggi mengorbit di atas Bumi, bersama dengan istrinya dan berbagai macam pasangan ternak yang kini telah kembang biak, sebagai yang dimaksudkan ALLAH pada Ayat 39/6. Persoalan nenek moyang begini termasuk bahagian petunjuk diberikan ALLAH kepada kita, maka siapa yang bersikap dan berpendapat lain, tentulah akan menemui kekeliruan yang sangat menyedihkan.
Dipindahkan Adam bersama istrinya ke Bumi bukanlah karena kedua nenek kita itu telah berdosa hingga harus menjalani hukuman dengan kehidupan sengsara, tetapi semenjak mulanya telah disengajakan ALLAH untuk jadi Khalifah di Bumi ini dengan kehidupan penuh ujian antara yang baik dan yang buruk dan untuk berkembang biak sebagaimana kemudianya juga Daud dijadikan Khalifah dengan maksud yang sama tercantum pada ayat 38/26 dan bukanlah kita yang lahir kemudiannya dinyatakan berdosa pula dengan dosa turunan sebagai yang diajarkan oleh agama Kristen, karena setiap orang dilahirkan ibunya dalam keadaan suci dan bersih, sementara dosa dan pahalanya, begitupun buruk baiknya, tergantung pada sikap dan perbuatan pribadi sendiri-sendiri, dinyatakan ALLAH pada Ayat Suci yang maksudnya:
وَأَن لَّيْسَ لِلْإِنسَانِ إِلَّا مَا سَعَىٰ ﴿٣٩
53/39. Dan bahwa tiadalah bagi manusia itu kecuali apa yang dia usahakan.
وَأَنَّ سَعْيَهُ سَوْفَ يُرَىٰ ﴿٤٠
53/40. Dan bahwa usahanya itu akan dilihatnya.
ثُمَّ يُجْزَاهُ الْجَزَاءَ الْأَوْفَىٰ ﴿٤١
53/41. Kemudian dibalaskan padanya sebagai balasan sempurna.

Komentar
Posting Komentar