MEMAHAMI KESADARAN MANUSIA
KESADARAN ADALAH INTEGRASI FISIK-PSIKIK
Kesadaran (shadr, shuduwr [arab], conciousness [inggris]) adalah resultan aktivitas antara jasad dan ruh, raga dan sukma, tubuh dan jiwa. Artinya, kesadaran tak berdiri sendiri secara fisik atau lahir, dan tak pula berdiri sendiri secara psikik atau batin. Karena, jasad mati tanpa ruh tak memiliki kesadaran, dan ruh tanpa jasad tak menghasilkan kesadaran.
Kesadaran hanya ada dalam satu keterpaduan fisik-psikik. Manusia adalah keterpaduan ini. Jika jasad saja atau ruh saja, maka ia tak dapat disebut sebagai manusia. Keterpaduan ini menjadikan manusia makhluq paling sempurna di seluruh semesta alam atau jagatraya. Tak ada satu pun makhluq mati dan makhluq hidup di seluruh alam raya lebih sempurna daripada manusia. Tapi kebanyakan manusia tak mengetahui dan tak menyadari.
Karena kesadaran adalah integrasi simbiosa fisik-fisik, maka baik jasad maupun ruh, selama mereka berdua dalam satu ikatan keterpaduan, masing-masing dapat menpengaruhi kesadaran. Jadi kesadaran manusia dapat dipengaruhi secara fisik atau lahir, dan juga dapat dipengaruhi secara psikik atau batin.
KESADARAN FISIK DAN KESADARAN PSIKIK
Meski kesadaran secara utuh adalah kesatuan fisik dan psikik, berdasarkan pada orientasinya, ia dapat dibedakan atas:
- Kesadaran fisik atau kesadaran lahir, disebut juga kesadaran eksternal, material, dan kesadaran horizontal atau kesadaran duniawi, berorientasi divergen keluar diri, mengarah keluar dari dalam perasaan dan sanubari, atau keluar dari emosi dan hati.
- Kesadaran psikik atau kesadaran batin, disebut juga kesadaran internal, spiritual, mental, moral, dan kesadaran vertikal atau kesadaran ukrawi, berorientasi konvergen kedalam diri, mengarah masuk ke dalam perasaan dan sanubari, atau masuk ke emosi dan hali.
Yang dimaksud perasaan atau emosi (feeling, emotion) adalah fu'ad (fuw`ad: jama': `af`idaat), sebagai lapisan terletak antara kesadaraan dan sanubari, atau dibawah dan didalam kesadaran dan diatas dan diluar sanubari.
Sedangkan yang dimaksud dengan sanubari atau hati adalah kalbu (qalb, jama': quluwb) sebagai, lapisan terletak dibawah dan didalam perasaan dan kesadaran,
Jadi, sanubari berada didalam dan dibungkus oleh perasaan, dan perasaan dibungkus oleh kesadaran, dan tiga elemen psikik ini bersarang di elemen fisik belahan kanan otak (right hemisphere of brain).
PERINGKAT KESADARAN
Kesadaran hanya ada atau aktiv ketika orang dalam keadaan bangun atau jaga (awaken), karena ia dibutuhkan untuk sensasi dan persepsi atau penginderaan. Kesadaran tak ada atau pasiv ketika orang dalam keadaan tidur, pingsan, dan koma. Ketika orang dalam keadaan setengah tidur, tidur tak nyenyak, hipnosa, dan kesurupan (trance), orang dikatakan berada dalam keadaan setengah sadar atau paruhsadar (semiconcious), dimana yang aktiv hanya kesadaran-bawah (subconciousness).
Komentar
Posting Komentar