Postingan

Karakter karakter antagonis

 dua  karakter manusia yang tidak boleh dijadikan pimpinan, yaitu orang-orang munafik dan orang-orang kafir musyrik.  Kalau kedua golongan ini dijadikan pimpinan masyarakat, akan timbullah kekeliruan pelaksaan hukum dan kekacauan yang berujung dengan kekafiran, keruntuhan moral serta kebinasaan.  Memang tak mungkin didapat kedamaian dan kemajuan pada masyarakat yang pimpinannya menganut kepercayaan lain ataupun tidak melaksanakan hukum yang diturunkan ALLAH.   Lalu bagaimana analisa ayat-ayat informatif di dalam al-quran berkaitan dengan 2 karakter orang munafik dan kafir musyrik?

Berselimut 73

YANG BERSELIMUT 20 Ayat Dengan nama Allah Yang Pengasih Penyayang 💡73/1     Wahai yang berselimut. (2/21, 73/7, 74/1) 💡73/2     Dirikanlah malam kecuali sedikit. (73/20, 74/2) 💡73/3     Separuhnya atau kurangilah sedikit daripadanya. (20/130, 76/25)  💡73/4     Atau tambahkanlah padanya, dan angsurlah Al Qur’an dengan angsuran. (12/2, 41/3) 💡73/5     Kami akan menyampaikan atasmu perkataan berat. (2/121, 20/114, 54/17)  💡73/6     Bahwa wujud malam lebih sangat kedudukannya dan lebih kukuh tentang yang di katakana. (5/3, 96/1)  💡73/7     Bahwa untukmu di siang hari ada gerakan panjang. (17/12, 79/3) 💡73/8    Ingatlah nama Tuhanmu, dan menyerahlah kepada-Nya dengan penyerahan. (87/1, 87/8, 2/186)

Hubungan Suami Istri (MM)

Hubungan Suami Istri (MM) ••• زُيِّنَ لِلنَّاسِ حُبُّ الشَّهَوَاتِ مِنَ النِّسَاءِ وَالْبَنِينَ وَالْقَنَاطِيرِ الْمُقَنطَرَةِ مِنَ الذَّهَبِ وَالْفِضَّةِ وَالْخَيْلِ الْمُسَوَّمَةِ وَالْأَنْعَامِ وَالْحَرْثِ ۗ ذَ‌ٰلِكَ مَتَاعُ الْحَيَاةِ الدُّنْيَا ۖ وَاللَّهُ عِندَهُ حُسْنُ الْمَآبِ ﴿١٤ 3/14. Dihiasi bagi manusia mencintai syahwat dari perempuan dan putra-putra dan kekayaan bertumpuk dari emas dan perak serta kuda (kendaraan) tersedia dan ternak dan ladang. Itulah kelengkapan hidup dunia, dan ALLAH pada-NYA tempat pulang terbaik. يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا رَبَّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُم مِّن نَّفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالًا كَثِيرًا وَنِسَاءً ۚ وَاتَّقُوا اللَّهَ الَّذِي تَسَاءَلُونَ بِهِ وَالْأَرْحَامَ ۚ إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيبًا ﴿١ 4/1. Wahai manusia, insaflah pada TUHAN-mu yang menciptakan kamu dari satu diri, dan menciptakan daripadanya suaminya, dan rnembiakkan dari keduanya telaki dan perempuan yang banyak. ...

5. Bolehkah orang menyusun ketentuan hukum pokok diluar garis yang telah ditetapkan ALLAH dalam Alquran ?

••• Pada dasarnya manusia adalah zalim dan bodoh. Hal ini disebutkan pada ayat 33/72. Manusia itu dikatakan zalim karena setiap lebih banyak berfikir dan bertindak untuk kepentingan dirinya daripada untuk kepentingan orang lain. Jika orang-orang begitu diizinkan menyusun ketentuan hukum pokok maka hukum itu akan memperlihatkan kepincangan, berat sebelah, tidak berupa keadilan merata, dan praktis menimbulkan kegelisahandan tantangan dari fihak yang dirugikan. Dan manusia itu dikatakan bodoh karena setiap orang dipengaruhi oleh lingkungan yang lebih dekat berhubungan dengan dirinya, maka jangkauan fikirannya pendek sekali, itupun tidak melingkupi segala aspek kehidupan. Masing-masingnya mengalami unsur puluhan tahun, ralitif pendek untuk menyelami dan menyadari keadaan yang berlaku dan yang harus dilakukan. Ditambah lagi oleh tradisi nenek moyang yang dulunya berbuat tanpa ilmu tentang sebab dan akibat. jika orang-orang ini diberi keizinan untuk menyusun ketentuan hukum sendiri, praktisl...

4. Bagaimana cara mendapatkan ketentuan-ketentuan hukum yang harus dilaksanakan?

••• Alquran memberikan pokok-pokok tentang ketentuan hukum yang harus berlaku di segala bidang kehidupan manusia. Semuanya adalah hukum tertulis nyata, sedangkan hukum tambahan tak tertulis nyata sesuai dengan maksud ayat 3/104, 5/105, 11/7, dan 39/18 tadi. Secara terangALLAH menyatakandalam ayat 5/49 bahwa orang harus memberikan hukum berdasarkan Firman-Firman-NYA yang terkandungdalam Alquran, dan orang dilarang keras untuk mengikuti ajakan mematuhi hukum lain. Begitupula ayat13/37 menjelaskan bahwa Alquran itu mengandung ketentuan-ketentuan hukum yang harus berlaku dalam kehidupan sehari-hari, maka siapa-siapa yang mengelak dari ketentuan tersebut pastiakan menemui kecelakaan di dunia kini dan di akhirat nanti. Orang boleh mengadakan hukum tambahan dalam hal-hal yang diperlukan di berbagai lapangan kehidupan, tetapi semuanya tidak boleh bertentanganataupun menyimpang dari ketentuan-ketentuan hukum pokok yang terkandung dalam Alquran. Untuk ketegasan hukum tambahan itu, masyarakat ma...

7. Siapa-siapakah yang harus dipilih jadi Ulil Amri ataupun pimpinan dalam masyarakat?

••• Orang-orang yang harus dipilih menjadi pimpinan dalam masyarakat tentulah orang-orang yang mempunyai pengetahuan luas tentang urusan yang ditugaskan padanya dengan syarat-syarat tertentu bahwa dalam kehidupannya sehari-hari dia selalu memperlihatkan sikap mendambakan diri pada ALLAH serta hukum-hukum yang terkandung dalam Alquran. Pengabdian demikian dilakukannya dengan keinsyafan tentang salah benarnya atau buruk baiknya, bukan ataskebiasaan tradisi pusaka yang berlaku dalam masyarakat. Begitupun pimpinan tersebut bukanlah dipi;ih tersebab kedudukannya, keturunan, ataupun kekayaannya. Seterusnya bukanlah pimpinan dipilih atas dasar kekeluargaan, hubungan sedarah dan sebagainya. Orang-orang yang dipilih untuk jadi pemimpin boleh saja dari bangsa lain, berlainan warna kulit, asal saja memenuhi syarat, yaitu berilmu, memiliki keinsyafan, dan sikap mendambakan diri pada hukum yang diturunkan ALLAH. Tentang ini Alquran memberikan ketentuan: 1. Pada ayat 49/10 dinyatakan bahwa orang-ora...

gambar

Gambar
adakah yang janggal tentang uraian tersebut?