Postingan

PETUNJUK

NUUR نُوْرُ Petunjuk dari ALLAH, 4:175, 5:15, 5:44, 5:46, 6:91, 7:157, 9:32, 24:40, 39:22, 42:52, 61:8. 64:8, maka yang mendapat petunjuk hanyalah yang dikenai petunjuk ALLAH. Dalam hal ini ALLAH selaku pusat petunjuk yang meluas ke segala jurusan, karenanya petunjuk itu dinamakan NUUR.

KITAB

KITAAB كِتَابُ Kitab, atau ketentuan, lihat istilah KATABA di atas. KITAAB yang berarti "kitab" tercantum pada ayat 2:2, 2:79, 7:52, 7:169, 35:32, 42:14, 46:30, dan lain-lain,jamaknya ialah KUTUBU pada ayat 34:44. KITAAB yang berarti "ketentuan" termuat pada ayat 17:14, 19:12, 19:16, 19:51, 22:70, 23:62, 30:56, 34:3, 35:11, 39:23, 57:22 dan lain-lain, jamaknya ialah KUTUBU tercantum pada ayat 2:285, 21:104, 66:12, dan 98:3. Sementara itu KITAAB pada ayat 27:28, berarti "surat ketetapan, dan KITAABUN HAFIIZH pada ayat 50:4 berarti "ketentuan yang menjaga". Dan istilah IKTATABA pada ayat 25:5, berarti "menulis"; begitu pun istilah MAKTUUBAN pada ayat 7:157, berarti "yang tercantum" atau "yang tertulis"

MENJAGA

BAARAKA بَارَكَ Menjaga, atau memberkahi, 17:1, 21:71, 21:81, dan lain-lain. Maka BARAKAAT adalah :Penjagaan atau barkah”. 7:96, 11:48 dan lain-lain. Muhammad dijaga dengan Mar’a atau Neutrino yang mengitarinya sewaktu Mi’raj Muhammad hingga dia tidak kehabisan udara untuk bernafas di angkasa bebas. Bumi diberi berkah dengan Mar’a atau Neutrino yang mengapung tinggi hingga terbentuklah lapisan ionosfir yang semakin tebal mengakibatkan Bumi ini semakin sejuk.

TRANSIT PLANEET

ZHULLAH ظُلَّةُ Transit Planet, 7:171, 26:189 atau beradanya suatu planet di atas orbit planet lain setantang dengan Surya yang diorbit. Waktu itu berlaku pembesaran radiasi Surya kepada planet yang dilintasi, hingga menimbulkan berbagai bencana alam. Diketahui bahwa berat Bumi ini sekira 200 trilliun ton maka sekuat itu pula tenaga magnet Surya menahan planet ini dalam orbitnya hingga tidak terpelanting jauh. Sekiranya Jupiter yang diketahui 318 kali besar Bumi kebetulan melakukan transit di atas orbit Bumi otomatis pembesaran radiasi Surya berlipat ganda sampai 318 kali menimpa Bumi. Waktu itu biasanya berlaku sekira 11 tahun sekali. Bencana yang ditimbulkan ZHULLAH tersebut dipakai ALLAH untuk membinasakan masyarakat durhaka dinyatakan pada 11:83 jo. 26:89. Dan itulah radiasi atau SIJJIIL yang tercantum pada ayat 11:82. Lihat THIIN.

BUMI

ARDHU : Bumi-bumi atau bumi, jamak atau mufrad. Yang termuat 39:67 dll. Adalah jamak sebagai realisasi dari pada ayat 13:3 dan wujudnya sama dengan planet-planet pada ayat 65:12.

SURYA

NAJMU : Bintang 16:16, 53:1, 55:6, 86:3 yang maksudnya yaitu surya sebagai salah satu bintang. Sedangkan bintang-bintang lainya disebutkan dengan NUJUUM pada ayat 6:97, 7:54, 16:12, 22:18, 37:88, 52:49, 56:75, 77:8, dan 81:2. Dalam istilah lain disebutkan dengan MISHBAAH dan MASHAABIIH. MISHBAAH :   Bintang berapi 24:35, jamaknya MASHAABIIH berarti “bintang –bintang berapi” pada ayat 41:12 dan 67:5.

TATA SURYA

NUUR : Tatasurya atau planet-planet yang berada keliling surya tercantum pada 24:35, 39:69, 57:12, 57:19, 57:28, 66:8. Surya sebagai pusat berbentuk api besar, maka yang ada disekitarnya yaitu yang ada dalam daya tarik surya dinamakan NUUR. YAUM : Tatasurya 6:73, 9:36, 14:5, 32:5, 44:10, 45:14, dan 45:27, yaitu Tatasurya yang juga berputar di sumbunya sebagaimana bumi berputar. Lihat juga NUUR. YAUMAN :  Dalam satu tatasurya, 20:102, 20:104, bahwa di akhirat nanti akan tahulah manusia ramai tentang planet-planet yang sepuluh dalam tatasurya ini. YAUM :  hari di tatasurya 11:7, 41:9, 41:10, 41:12, yaitu berputarnya tatasurya ini 360 derajat selama 1.000 bulan Qamariah atau Lunar Year menurut ayat 22:47. Jamaknya ialah AYYAAM tercantum pada 7:40, 11:7, 25:59, 32:4, 41:10, 50:38.