Kebanyakan orang menganggap Al Qur` á n (All Recital, Maha Kajian) sebagai dogma, tekstual, harga mati, ini sungguh suatu pandangann sangat picik dan keliru. Sebagaimana Alláh telah nyatakan dalam kalimatNya dalam Al Qur`án tersebut sendiri, Al Qur`án adalah hudán atau panduan (guidance), yang tiap ayatnya dideklarasikan sebagai tatanan kalimat mathiyq (logical sentence system) yang dikaitan satu terhadap yang lain oleh pengandar mathiyq (logical operator), dan masing-masing mengandung informasi secara tersurat (explicite) dan tersirat (implicite), sehingga mengandung sekaligus tafsir (divergence inside-out explicite interpretation) dan ta`wil (convergence outside-in implicite interpretation). Perbedaan dasar antara tafsír dan ta`wíl, secara ilmiah, berdasarkan pemahaman kami, adalah: tafsír (tafsiyr, explicite interpretation, exclusive transcription, ma’na tersurat) berarti menggali, membuka, mengungkap, menguak, menyingkap; mengeluarkan yang banyak dari da...