Postingan

___ Apakah Infaq itu ?___

INFAQ Kata INFAAQ adalah dari akar kata N-F-Q, yang berarti membayar (uang) atau membagikan (hadiah) dan lain lain. Kata NAFAQ, yang jamaknya “ANFAAQ”, juga berarti lubang wirog atau tikus, terutama sebuah lubang yang mempunyai dua ujung tempat masuk, sedemikian rupa sehingga wirog atau tikus-tikus tersebut dapat masuk dari ujung yang satu dan keluar pada ujung lainnya. Kata “NAIFAQ“ berarti bagian dari pantaloon/ celana panjang yang ditekuk ke bawah bagian atasnya, dan dijahit dan ikat pinggang masuk melaluinya dari satu sisi dan muncul dari sisi lain. Dari arti inilah kata INFAAQ dapat dipahami, yaitu untuk mendapat uang pada satu sisi dan membelanjakannya pada sisi lainnya, tanpa menimbun. Perkataan Arab untuk seorang munafik adalah MUNAAFAQ yang juga mempunyai akar yang sama N-F-Q, menandakan bahwa ia mempunyai dua pilihan yang terbuka bagi dia. Ketika ia berada bersama orang-orang kafir, ia berkata, “Aku seorang kafir” dan ketika ia berada bersama orang-orang b...

___ SHODAQOT ___

Kata ini pada dasarnya bermakna kekuatan/ tenaga, energi dan fakta nyata. Sidqun digunakan sebagai lawan dari kat Kizbun yang berarti adanya perbedaan antara apa yang orang katakan dengan apa yang tersembunyi di dalam hatinya. Oleh karena itu Sidqun berarti kebenaran yang kuat, di mana hati dan lidah benar-benar menyatu. Sadaqa, yang merupakan bentuk tunggal dari kata Sadaq’aat adalah perbuatan dari suatu individu, yang dilakukan untuk membuktikan kebenaran dari iman seseorang. Biasanya dikaitkan dalam bentuk bantuan keuangan yang diberikan oleh seseorang. Ini adalah sumbangan sukarela yang diberikan seseorang diluar kontribusi wajib dari individu dalam masyarakat yang harus diberikan kepada Pemerintah untuk kesejahteraan umum. Zak’at berbeda dengan Sadaqa. Perhatikan ayat-ayat 58:12, 9:60, 9:103-104, 2:271, 2:276, 263-264 berkaitan dengan hukum Sadaq’aat. Hukum ini, bagaimanapun, bisa diterapkan selama masa transisi ketika tatanan ekonomi yang Qurani belum terbentuk/ m...

___ SHOLAT ___01

Tentang Sholat Analisa Al-Quran: Sholat harus dilakukan selama/ mendekati waktu pagi dan petang [11:114, 17:78, 24:58] Lelaki dan perempuan dapat menegakkan sholat. [9:71] Mereka yang menegakkan/ menjaga sholat adalah mereka yang rukuk (rendah hati) [2:43, 5:55] Apakah ayat 2:43-45 sedang menjelaskan hal yang sama? Seseorang dapat meminta tolong melalui sholat [2:45, 2:153] Mereka yang mempunyai keimanan akan menegakkan sholat [2:277, 4:43, 4:162, 5:55, 8:3, 14:31, 27:3 adalah sedikit contohnya] Sholat dapat melibatkan aktifitas berbicara/ membaca/ pidato dan orang harus mengetahui apa yang sedang dikatakan (yaitu dengan akal pikiran yang jernih, tidak ”sukaro” [hilang kesadaran/ mabuk]). [4:43, 11:84-94] Seseorang harus bersih ketika menuju sholat. [4:43, 5:6] Sholat itu dibatasi [4:101, 4:103, 5:106, 62:10] Sholat bisa dipendekkan (dihentikan ?) dan dikerjakan sambil bergerak bila keadaan kurang memungkinkan [[2:238-239, 4:101] Dalam kondisi khawatir/ takut (dalam k...

___ SHOLAT ___02

Tambahan (pandangan lain) dari penerjemah: Apakah ”QOONITIIN” pada ayat 2:238 sebenarnya adalah ketaatan seseorang karena menjaga kehormatannya seperti ”AL-QOONITIIN” pada ayat 66:12 ? Apakah “QUUMU LILLAH” pada ayat 2:238 sebenarnya berkaitan erat dengan ”YUQIIMAA HUDUUD ALLAH” pada ayat 2:229 ? Apakah ”KHIFTUM” pada ayat 2:239 sebenarnya berkaitan dengan ”YAKHOOFA ALLA YUQIIMA HUDUUD ALLAH” dan ”FA IN KHIFTUM ALLA YUQIIMAA HUDUUD ALLAH” pada ayat 2:229 ? Lalu, apakah sholawat dan sholat pada ayat 2:238 sebenarnya berkaitan dengan implementasi dari hudud Allah dalam kehidaupan berkeluarga ?. Perhatikan dengan teliti konteks ayat 2:221-241. Seseorang dapat menegakkan sholat dengan malas dan hanya untuk pamer pada orang lain [4:142] Menyiratkan adanya sholat secara berjama’ah (berkelompok/ dalam suatu komunitas/ banyak) [4:142, 5:58, 9:54, 22:41, 42:38, 62:9] Melibatkan diri dalam hal-hal yang meracuni diri (minum-minuman keras) dan judi dapat menghalangi sholat. [5:91] ...

SABABA

Gambar
Sadari bahwa segala sesuatu muncul dari suatu sebab . Tiada suatu apapun yang muncul tanpa alasan. Dengan kata lain ada sebab ada akibat. Dan perlu di ingat ada problem juga ada problem solving . Kebodohan, ketamakan, keuntungan, kedudukan, pujian, kegembiraan, kerugian, penghinaan, celaan, penderitaan – semuanya adalah akibat dari keadaan-keadaan yang memiliki sebab . Oleh karenanya ikutilah sebab akibat itu dan seseorang akan mempertanggungjawabkan atas prilaku yang telah diperbuatnya .   Akibat-akibat baik muncul dari keadaan-keadaan yang baik, dan akibat buruk muncul dari penyebab- penyebab buruk pula. Kita sendiri yang menyebabkan keberuntungan dan ketidakberuntungan kita sendiri. Tiada siapapun yang dapat merubah kesadaran   selain dari diri kita, bukankah yang Maha Kuasa telah menganugerahkan kepada manusia!, akan tetapi manusia masih diperintah untuk mencari karunia tersebut. Oleh karena itu, kita harus mencari keberuntungan kita sendiri, bukan me...

LOBANG JARUM

ada rekan-rekan kami yang kebetulan satu kontor   yang beragama Nasrani nuduh dn memfonis, bahwa ayat tersebut  NYONTEK DARI Alkitab (Injil)... yang bunyimya "Orang kaya tidak akan masuk surga seperti masuknya UNTA ke Lubang Jarum" Nah.. __ jika substansi ayat Al Quran menyatakan orang Kafir mustahil masuk surga,,, __ tapi Alkitab menyatakan orang kaya "MUSTAHIL" masuk surga. Markus 10:24 Murid-murid-Nya tercengang mendengar perkataan-Nya itu. Tetapi Yesus menyambung lagi: "Anak-anak-Ku, alangkah sukarnya masuk ke dalam Kerajaan Allah. 10:25 Lebih mudah seekor unta melewati lobang jarum dari pada seorang kaya masuk ke dalam Kerajaan Allah." Al-A'raaf [7] ayat 39 :Sesungguhnya orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami dan menyombongkan diri terhadapnya, sekali-kali tidak akan dibukakan bagi mereka pintu-pintu langit dan tidak (pula) mereka masuk surga, hingga unta masuk ke lubang jarum. Demikianlah Kami memberi pembalasan kepada orang-orang ...

MEREKA YANG DIBERI NIKMAT

Pada kesempatan kali ini saya masih akan melengkapi pembasana tentang sirotol mustaqim, bapak ibu sekalin dalam setiap solat kita di wajibkan dan menjadi rukun solot yaitu membaca surat fatihal, surtat fatiha itu ada 7 ayat, nah surat ini sering kita baca dan pastinya kita semua pasti sudah hafal denga fatihah itu, akan tetapi mari kita akan lihat. baca ayat 1-4 [1/1] Dengan Nama Allah yang pengasih penyayang. [1/2] Puja-puji kepunyaan Allah Tuhan seluruh manusia. [1/3] Yang pengasih penyayang. [1/4] Raja pada Hari Agama.  dari beberapa ayat tersebut kita akan mengkaitkan dengan masalah sirotol mustaqim, sebelum kita membaca iftihah kita kan membaca iftitah, iftitah itu QS 6:79, 6:162,163 QS 6:79 itu merupakan stetmennya Ibrahim, QS 6:162,163 itu ada hubungannya dengan sirotol mustaqim kita didadalm membaca fatihah ayat 1-4 itu kita memuji Allah 1:1. Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. 1:2. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam, 1:3. Maha Pemurah...