Tiada TUHAN

Pemikiran secara sederhana, sebenarnya di dalam Islam itu sudah ditiadakan istilah Tuhan. Jadi ketika kita membahas tentang Tuhan, berarti membahas tentang yang tiada. Tiada itu tidak ada.

Orang Islam dengan menyatakan La ilaha illallah, sudah meniadakan istilah Tuhan, kecuali Allah. Kenapa kita masih menganggap Allah itu sebagai Tuhan?

Masalah Konsep ketuhanan, konsep itu harus ada objek yang dikonsepkan, sedangkan Allah itu bukan objek. Tuhan itu yang menjadi objeknya di dalam konsep ketuhanan, tidak lagi layak dibahas, karena sudah ditiadakan.

..........

Secara sederhana dapat dipahami bahwa dalam Islam, yang ditiadakan bukanlah keberadaan Tuhan, melainkan segala bentuk “ilah” selain Allah. Ketika seorang Muslim mengucapkan La ilaha illallah, ia tidak meniadakan konsep ketuhanan secara mutlak, tetapi menafikan semua sesembahan yang dianggap sebagai tuhan, lalu menetapkan hanya Allah sebagai satu-satunya yang benar.

Karena itu, pernyataan bahwa membahas Tuhan berarti membahas sesuatu yang tiada tidak sepenuhnya tepat. Yang ditiadakan adalah ilah-ilah palsu, bukan keberadaan Allah. Justru kalimat tauhid menegaskan eksistensi Allah sebagai satu-satunya realitas ketuhanan yang sah.

Dalam persoalan konsep, memang setiap konsep menunjuk pada sesuatu yang dipahami. Namun tidak semua yang dikonsepkan harus berupa objek fisik. Allah dalam Islam bukan objek material atau entitas yang dapat dibatasi oleh pikiran, tetapi Dia tetap dapat dikenal melalui nama dan sifat-Nya sebagaimana dijelaskan dalam wahyu.

Dengan demikian, istilah “Tuhan” tetap digunakan sebagai padanan bahasa untuk menunjuk kepada Allah, bukan untuk menjadikan-Nya objek terbatas dalam kerangka konseptual manusia. Islam tidak menghapus pembahasan tentang Tuhan, melainkan memurnikan dan meluruskannya agar tidak terjatuh pada penyembahan selain Allah.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jawaban KISI- KISI Kelas 8 - 2025

RINGKASAN MATERI SAS SMT 1 KELAS 7 | 2025-2026

Birth Control