Postingan

Perempuan mana saja yang tidak boleh dinikahi?

Yang tidak boleh dinikahi ialah: a. Perempuan musyrik tidak boleh dinikahi lelaki Islam. Sebaliknya lelaki musyrik juga tidak boleh dinikahkan dengan perempuan Islam, dinyatakan ALLAH dalam Ayat 2/221 dan 60/10. b. Perempuan yang pernah jadi istri bapak kandung , tidak boleh dinikahi, menurut Ayat 4/22. c. Orang juga tidak boleh menikahi ibu kandung , anak kandung, saudari kandung, saudari bapak kandung, saudari ibu kandung, anak saudara kandung, anak saudari kandung, mertua, anak tiri yang ibunya sudah dicampuri, yang pernah jadi istri anak kandung. Juga tidak boleh orang menikahi dua perempuan bersaudari kandung sekaligus. Semua ini tercantum pada Ayar 4/23. d. Orang yang pernah berzina ; baik lelaki maupun perempuan, tidak boleh dinikahkan dengan orang beriman, termuat dalam Ayat 2/221 dan 4/23. Untuk jelasnya baiklah dikutipkan arti Ayat-ayat Suci itu di bawah ini: وَلَا تَنكِحُوا الْمُشْرِكَاتِ حَتَّىٰ يُؤْمِنَّ ۚ وَلَأَمَةٌ مُّؤْمِنَةٌ خَيْرٌ مِّن مُّشْرِكَ...

HUKUM ALLAH, KONTRADIKSI

Orang tidak akan mendapatkan kontradiksi antara ayat-ayat Alquran dengan yang kejadian dalam perkembangan sejarah manusia. Jika orang belum dapat memahaminya maka bukanlah Alquran yang keliru, tetapi orang itulah yang belum mendalami ketentuan Firman-firman ALLAH. Suatu hal yang harus diketahui yaitu tentang perbedaan nyata antara Hukum yang diturunkan ALLAH dalam Alquran dari hukum yang disusun oleh manusia sendiri, bahwa: a. Hukum yang tercantum dalam Alquran sudah berumur 14 abad lebih, terhitung dari permulaan tahun Islam, mulai dari pertama kalinya Fiman ALLAH diturunkankepada Muhammad di Maakkah. Hukum itu dinyatakan berlaku sampai keujung zaman kehidupan manusia tanpa batas waktu. b. Hukum yang tercantum dalam Alquran sudah diturunkan ALLAH sebelum kejadian ataupun sebelum adanya peristiwa yang bersangkutan dengan hukum itu, dan hukum itu sendiri tak pernah berlantungan sesamanya begitupun dengan peristiwa yang berlaku didunia, seterusnya tak pernah bertentangan dengan capaian p...

KUALITAS PENULIS ISLAM

Bukankah orang dapat melihat sudah berabad-abad ayat-ayat informatif dalam Alquran bagaikan tertinggal kabur dan hampir tidak diperhatikan. Sebabnya ialah karena pemikir-pemikir, pemuka, dan penulis-penulis Islam terlalu kikuk dan lemah dalam uraiannya, serta dicampur oleh rasa takut dan kekurangan bahan penganalisaan. Maka kesalahan yang mereka kritik hanya disenggol, tidak terang-terang dinyatakan salah. Akibatnya, yang batil tetap juga berlangsung terus, bahkan tulisannya sendiri tidak dihargai orang. Banyak penulis Islam bagaikan merasa gugup; ± Pertama mungkin karena kekurangan bahan dan dasar uraian yang dalam hal ini tentu saja tidak memahami Alquran secara wajar. ± Kedua, mungkin Karena takut-takut dengan rasa rendah diri dan menganggap orang-orang Barat lebih tinggi dalam bidang pengetahuan dan eksakta. Padahal mengenai soal-soal duniawi kini memang, mereka lebih unggul karena didesak oleh kompetisi materialistis, tetapi orang-orang Islam beriman bahkan lebih tinggi dalam selu...

ISLAM, QURAN

Manakala Islam kita pelajari langsung dari Al Qur'an sebagaimana seyogyanya cara beriman seorang Mukmin (Q.2/121, 47/24), maka kita akan sampai pada suatu kesimpulan pasti bahwa ajaran Islam bersumber daripada Allah sehingga logislah disebut ajaran Allah seperti ditegaskan pada Q.10/57 karena memang selaku agama ia adalah agama Allah (Q.3/83) yang DIA susun sendiri (Q.6/163) sebagaimana Allah sendiri penyusunan manusia dan alam semesta (Q.30/30) tanpa syarikat (Q.21/22). Hal ini pun dinyatakan pada Q.2/120 dan 25/31 bahwa petunjuk Allah lah satu-satunya petunjuk yang benar-benar petunjuk dan DIA sudah cukup sebagai pemberi petunjuk bagi kita. Ringkasnya, ajaran Islam ini sekompletnya adalah Ilahy tanpa sekelumit pun disisipi oleh atau ditambah dengan sesuatu ajaran yang bersifat insany atau menambah islam hanafi- islam safi’i- islam maliki dll, karena memang ia sudah lengkap (Q.29/51) lagi SEMPURNA (Q.5/3).         Ajaran tersebut diberikan oleh Allah kepada kita dengan istilah ...

AJARAN ISLAM ADALAH AJARAN ALLAH, ISLAM, QUR'AN

Manakala Islam kita pelajari langsung dari Al Qur'an sebagaimana seyogyanya cara beriman seorang Mukmin (Q.2/121, 47/24), maka kita akan sampai pada suatu kesimpulan pasti bahwa ajaran Islam bersumber daripada Allah sehingga logislah disebut ajaran Allah seperti ditegaskan pada Q.10/57 karena memang selaku agama ia adalah agama Allah (Q.3/83) yang DIA susun sendiri (Q.6/163) sebagaimana Allah sendiri penyusunan manusia dan alam semesta (Q.30/30) tanpa syarikat (Q.21/22). Hal ini pun dinyatakan pada Q.2/120 dan 25/31 bahwa petunjuk Allah lah satu-satunya petunjuk yang benar-benar petunjuk dan DIA sudah cukup sebagai pemberi petunjuk bagi kita. Ringkasnya, ajaran Islam ini sekompletnya adalah Ilahy tanpa sekelumit pun disisipi oleh atau ditambah dengan sesuatu ajaran yang bersifat insany atau menambah islam hanafi- islam safi’i- islam maliki dll, karena memang ia sudah lengkap (Q.29/51) lagi SEMPURNA (Q.5/3).           Ajaran tersebut diberikan oleh Allah kepada kita dengan istilah ...

KHALIFAH

Khalifah Islam sedunia sedunia sekalipun atau super Khalifah yg memimpin seluruh org beriman ialah 'hanya' ALLAH semata....  Untuk mengikut-NYA dan untk mmatuhi pimpinan-NYA yg slalu dlm keadaan Ghaib, org Islam hrs mengikuti dn mmatuhi hukum yg DIA turunkn trcantum 'murni' dlm Alquran...  Org Islam tidk prlu mencita-citakan adanya Khalifah sprti di zaman Abu Bakar, Umar bin Khattab dll..... karena walaupun Islam bersifat internasional slaku agama yg dianut brbagai bangsa manusia, ttapi ALLAH menjadikn manusia itu berlingkungan daerah dgn penghasiln dan kepentingan berbeda-beda.... hal ini tdk mungkin diadakn kesatuan peraturn 'hukum' dlm kehidupan terperinci di bawah pimpinan seorang Khalifah....  Orang Islam jg tidak perlu mncita-citakan adanya Amirul Mukminin sedunia.... karena itu hanyalah penamaan tradisional yg tdk tercantum dlm Alquran...  :P

MUHAMMAD

Al-Qur'an memberikan keterangan tentang diri Muhammad sebagai berikut: Nama Muhammad tercantum pada ayat 3/144, 33/40, 47/2, 48/29, dan 61/6. Muhammad dinyatakan sebagai orang yang tidak pernah beranak lelaki. Dia Rasul ALLAH dengan menyampaikan Alquran, dan Nabi terakhir bagi semua manusia dalam daerah Tatasurya ini, disebutkan pada ayat 33/40. Tidak lama lagi Alquran akan dibawa para astronaut ke planet2 lain dimana juga ada manusia sebagai di Bumi ini, sesuai dengan maksud ayat 3/83, 42/29 dan 65/12. Muhammad diperintah ALLAH  untuk mengikuti doktrin Ibrahim sebagaimana tertulis pada ayat 3/95, 6/161, dan 16/123, karena memang Ibrahim itulah yang jadi IMAM bagi manusia seluruhnya, dan dialah yang menamakan orang2 yang beragama Islam dengan Muslimun, disebutkan pada ayat 2/124 dan 22/78. Muhammad adalah teladan yang baik bagi manusia ramai sebagaimana juga Ibrahim, tercantum pada ayat 33/21 dan 60/4. Teladan disini ialah daalam hal beriman dan mematuhi hukum ALLAH, dalam bers...