Postingan

YAWMI L-JUMUAH (DAY OF CONGREGATION)

Bismillaahirrahmaanirrahiim Kajian ini akan sangat panjang, bisa dipahami dengan mudah bila menghilangkan segala prasangka. Tidak ada niat menyakiti, menyinggung perbedaan pemahaman, semata2 upaya memahami original message atas firman-firmanNya. 62:9 - Hai orang-orang beriman, apabila dipanggil (nudiya) untuk shalat dari hari al-jumuah, maka bergegaslah kamu kepada mengingat Allah dan tinggalkanlah barter (BAY'A). Yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui. 62:11 - Dan ketika mereka melihat jual-beli (TIJARATAN) atau pengalihan (LAHWAN), mereka bercerai-berai untuk menuju kepadanya dan mereka meninggalkanmu sedang menegakkan (qaa'iman). Katakanlah: "Apa yang di sisi Allah lebih baik dari segenap pengalihan (AL-LAHWI) dan segenap jual-beli (AL-TIJAARATI)", dan Allah Sebaik-baik Pemberi rezeki. DEFINISI BAY'A, TIJARATAN, LAHWAN TIJARATAN 24:37 - laki-laki yang tidak mengalihkan (diri) mereka (pada) jual-beli (tijaaratan) d...

BATAS WAKTU SHALAT ISYA

'Isya ('asyiyyatan) adalah bagian dari malam. Dalam bahasa inggris kita menyebutnya evening. Berapa lama masa isya, dapat kita ketahui dari rangkaian ayat-ayat berikut: 23:114 Dia berkata: Tidak kalian berdiam (tinggal) kecuali sedikit (qaliylan), jika saja kalian mengetahui. 79:46 - Seakan-akan mereka, pada hari mereka melihatnya, tidak mereka berdiam (tinggal), kecuali suatu 'isya ('asyiyyatan) atau suatu pagi (dhuhaHha) Hipotesa 1. Isya adalah bagian sedikit (qalyl), disetarakan dengan lamanya waktu dhuha. Bila waktu Dhuha adalah adalah mulai pukul 7-10 pagi, maka qalyl-nya waktu dhuha setara dengan waktu isya, yaitu pukul 7-10 malam. Periode isya tersebut dapat kita lihat lebih jelas lagi pada ayat berikut: 73:20 - Sesungguhnya rabb-mu mengetahui bahwa kamu berdiri hampir dua pertiga malam, dan seperdua malam dan sepertiganya dan peredaran dari mereka yang bersama kamu. Dan Allah menetapkan malam dan siang. Dia mengetahui bahwa tid...

Hermeneutika Hadist

Memahami Hadist dengan Pendekatan :  Historis, Sosiologis, dan Antropologis A.   Pendahuluan                    Kajian hadist menarik perhatian para peminat studi hadist, baik dari kalangan islam, maupun non Islam. Bahkan hingga sekarang, kajian terhadap hadist, mulai dari kritik otensitias hadist, sampai pemaknaannya yang sampai sekarang masih terus berkembang.                  Pemahaman hadist relatif berkembang dari zaman ke zaman, mulai dari tekstualis, konservatif, sampai kontekstualis. Seiring dengan perkembangan zaman, hadist dimaknai dengan sesuai kebutuhan pada zaman tersebut, dikarenakan teks hadist itu sangat terbatas adanya, sedangkan realitas perkembangan zaman selalu dinamis.                    Oleh kar...

PENGANTAR ILMU HADITS

Pengantar Ilmu Hadits merupakan suatu cabang ilmu yang sudah berdiri sendiri dan pembahasannya dititikberatkan kepada : Segi historisnya Sistim pembukuannya dan penyusunannya  Hal lain yang berhubungan dengan nomer 1 dan 2 Sehubungan dengan tiga pokok pembahasan dalam pengantar Ilmu Hadits tersebut, maka masalah yang dibicarakan dalam bab ini ialah : A. Pengertian Sunnah B. Hubungan Sunnah dengan Wahyu C. Kedudukan Sunnah dan tingkatannya dalam syari'at Islam D. Fungsi Sunnah dalam Syariat Islam ________________________ http://katabelantara.blogspot.com/2011/09/hermeneutika-hadist-memahami-hadist.html

Studi Al-Qur'an

STUDI AL-QUR'AN Kiriman oleh Dzakia Limatupang .

• Apa Makna Shahih? •

. Seperti banyak kontradiksi dalam hadis shahih lainnya, terkait istri Sulaiman pun dalam hadis-hadis shahih saling kontra, walau semuanya dikatakan dari 1 sumber yang sama, iaitu : Abu Hurairah. . Yang menyatakan jumlah secara langsung dalam hadis shahih itu adalah: Ùƒَانَ Ù„َÙ‡ُ سِتُّونَ امْرَØ£َØ©ً Kaana lahu sittuuna mra-atan Adalah baginya 60 istri . 60 istri Itu berdasarkan cerita Bukhari dari Abu Hurairah. Namun Bukhari menceritakan perkataan lain, bahwa jumlah istri: . 1. Bukhari - Abu Hurairah - 70 istri ( عَÙ„َÙ‰ سَبْعِينَ امْرَØ£َØ©ً ) - shahih 2. Bukhari - Abu Hurairah - 90 istri ( عَÙ„َÙ‰ تِسْعِينَ امْرَØ£َØ©ً ) - shahih 3. Bukhari - Abu Hurairah - 100 istri ( بِÙ…ِائَØ©ِ امْرَØ£َØ©ٍ ) - Shahih . Yang lainnya adalah ini: . 4. Nasai - Abu Hurairah - 90 istri ( عَÙ„َÙ‰ تِسْعِينَ امْرَØ£َØ©ً ) - shahih 5. Nasai - Abu Hurairah - 90 istri ( عَÙ„َÙ‰ تِسْعِينَ امْرَØ£َØ©ً ) - shahih 6. Muslim - Abu Hurairah - 90 istri ( عَÙ„َÙ‰ تِسْعِينَ امْرَØ£َØ©ً ) - shahih . Semuanya; 60, 70, 90,...

Studi al-Qur’an

Gambar
METODOLOGI STUDI AL- QUR’AN منهج دراسة القران (Resumme dari buku Metodologi Studi Islam; karya: Moh Nur Hakim) Oleh: Nana Masruri, S.Pd.I PENDAHULUAN A l Qur’an diturunkan kepada Nabi Muhammad saw sebagai sumber dari segala hal yang berhubungan dengan Agama Islam, yang berkaitan dengan masalah tersebut meliputi: Al-Qur’an sebagai sumber Islam, ilmu-ilmu Al Qur’an, metode dan corak penafsiran serta model penelitian Al Qur’an. K ajian tentang Metodologi Studi Al Qur’an merupakah salah satu yang juga menjadi perhatian para ulama’ yang akan mengkaji tentang keislaman FUNGSI DAN ESENSI AL QUR’AN         A l Qur’an adalah kitab suci yang menjadi bacaan bagi manusia untuk memperoleh petunjuk Allah SWT berfungsi sebagai Al Huda, Al furqon,Asy-Syifa’ dan Mau’idhoh bagi orang yang beriman.