2. Keadaan Alam Sebelum Adam Ke Bumi
Sehubungan dengan sejarah kehidupan Adam sebagai nenek moyang manusia Bumi terdapat beberapa penafsiran yang perlu dibicarakan di sini, yaitu :
1. Mengenai keadaan alam kehidupan yang berlaku pada Adam sebelum dipindahkan ke Bumi, ada kalangan yang berpendapat bahwa waktu itu Adam hidup dalam alam malakut. Hal ini mereka dasarkan pada Ayat 2/31, 2/33 dan Ayat Suci lainnya di mana dinyatakan bahwa Adam berkomunikasi dengan para malekat dan mengajarkan pada mereka nama-nama beberapa benda. Dengan demikian timbullah dugaan bahwa waktu itu Adam hidup dalam alam lain yaitu alam malakut yang sangat asing, bukan dalam kehidupan manusia biasa.
Tetapi kalau orang mernperhatikan maksud Ayat 2/30 dengan seksama akan diketahuilah bahwa Adam waktu itu hidup dalam alam konkrit sebagai kehidupan kita saat kini, terbukti dengan istilah Khalifah untuk Adam dan adanya pertumpahan darah yang pernah dilihat para malekat berlaku dalam kehidupan manusia ramai waktu itu. maka:
a. Nyatalah sebagai Khalifah, Adam waktu itu sudah berwujud manusia biasa dalam kehidupan konkrit, bukan dalam alam malakut, seperti Nabi Daud dijadikanKhalifah lain di antara manusia ramai yang dinyatakan ALLAH pada Ayat 6/165, 7/69, 10/14, 10/73, 27/62, dan 35/39.
b. Adam waktu itu hidup dalam wujud konkrit sebagaimana wujud manusia kini dalam masyarakat ramai karena Ayat 2/30 itu sendiri menyatakan bahwa para malekat telah biasa melihat berlkunya pertumpahan darah dan pengrusakan di antara manusia. Sementara itu Ayat 3/59 menyatakan bahwa permisalan Isa sama dengan permisalan Adam maka keadaan Adam pun bersamaan dengan keadaan yang berlaku pada Isa Almasih anak Maryam. Kalau Isa dilahirkan ibunya maka juga Adam dulunya dilahirkan oleh ibunya yang waktu itu hidup dalam pergaulan manusia ramai.
Komentar
Posting Komentar