3. ADAM DI JANNAH

Mengenai jannah tempat Adam hidup sebelum dipindahkan ke Bumi seperti tercantum pada Ayat 2/35, 7/19, dan 20/17 ada kalangan yang berpendapat bahwa waktu itu Adam hidup dalam Surga yaitu sehubungan dengan alam malekat, bukan seperti kehidupan manusia kini. 

Tetapi jika orang memperhatikan istilah jannah yang tercantum dalam Alquran akan diketahuilah bahwa jannah itu adalah kebun yaitu tempat subur dengan tetumbuhan untuk kesenangan hidup manusia. Istilah jannah terkandung dalam Alquran sebagai pada Ayat 2/265, 25/8, 53/15, 34/15, 6/141, 13/4, 23/19, 26/57, 26/134, 36/34, 44/25, 50/9. dan 78/16. Semua jannah ini berarti kebun yaitu kebun biasa di Bumi kini yang banyak terdapat di berbagai daerah dalam keadaan konkrit. 

Hanya saja, ada jannah itu yang dinyatakan ALLAH akan jadi tempat tinggal jannah para Muttaqiin di Akhirat nanti, maka jannah ini biasanya diartikan dengan Surga atau paradise

Maka:

c. Nyatalah sebelum dipindahkan ke Bumi. Adam hidup dalam kebun biasa, tempat subur, sebagaimana manusia kini, bukan dalam Surga, seperti yang dijanjikin ALLAH untuk para Muttaqiin di Akhirat nanti.

d. Dan jannah atau kebun tempat tinggal Adam bersama istrinya dulu itu sampai kini masih ada wujudnnya dalam keadaan konkrit di planet lain yang mengorbit di atas Bumi keliling Surya. Untuk pembuktian hal ini secara nyata maka orang haruslah menunggu sampai pada waktu berlakunya penerbangan antar planet secara umum dan wajar, tetapi secara ilmiah maka setiap orang dapat memperhatikan keterangan yang termuat pada Ayat 13/3, 53/15, dan 65/12 yang menjelaskan bahwa Bumi ini diperganda dengan planet-planet lain beredar keliling Surya, bahwa planet yang terpinggir adalah paling besar dinamakan dengan Muntaha di mana ada kebun tempat tinggal mengorbit keliling Surya dibalik orbit planet Pluto, dan bahwa planet itu bersamaan keadaannya dengan Bumi yang kita diami kini untuk tempat kediaman konkrit.


Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

RINGKASAN MATERI SAS SMT 1 KELAS 7 | 2025-2026

DOA PEMBUKAAN SENI BUDAYA JAWA

Do'a Pembukaan LDK