ALLAH
Hanya ada satu Alläh utk semua. Semua kitab suci, semua agama samawi, semua nabi dan semua rasul berasal dari Dia. Dia adalah yang menciptakan sepasang manusia pertama, Adam dan Hawa, Eva atau Eve. Kita semua berasal dari moyang sama. Kita semua bersaudara, walau warna kulit, rambut, dan mata kita berbeda, bahasa kita berbeda, suku kita berbeda, ras kita berbeda, dlsb. Perbedaan itu tiada lain utk memberikan nuansa dan warna kehidupan agar dunia ini tdk monoton dan membosankan, ada ragam dan aneka, dan agar diantara kita saling mengenal, dan kemudian menyadari bahwa kita semua adalah satu bapak dan satu ibu, bahwa kita semua adalah bersaudara, dan kita semua berasal dari satu Tuhan sama, Tuhan Yang Maha Esa.
Dia menciptakan segala yg baik dan juga segala yg buruk. Jadi baik dan buruk semua berasal dari Dia. Dia Maha Pengasih dan Maha Penyayang, tapi Dia juga Maha Sadis dan Maha Kejam dgn siksa-Nya. Dia menciptakan sorga, tapi dia menciptakan neraka. Jika tidak, maka Dia tak sempurna, tak lengkap, tak seimbang, tak adil, tak bijaksana, dan akan gugurlah pernyataan bahwa Dia Maha Penentu atas segala sesuatu.
Dia menciptakan mala`ikat sang penurut, tp Dia juga menciptakan Iblis sang pembangkang. Dia menciptakan hewan bermanfaat, tp Dia juga menciptakan hewan laknat. Dia menciptakan manusia beradab, tp Dia juga menciptakan manusia biadab.
Dgn demikian, dia dpt bebas berbuat sekehendak-Nya, apa saja tanpa kecuali, setiap dan segala Dia inginkan, tanpa ada siapa pun bisa mencegahnya, krn Dia Maha Kuasa. Dan Dia bisa memanifestasikan keberadaan diri-Nya dlm wujud apa saja, tiada batas ruang dan waktu bagi Dia. Dia adalah Al Khaaliq, All Creator, Maha Pencipta, dan kita semua hanyalah makhluq, creature, atau tercipta dari penciptaan-Nya. Dia bisa saja tiap saat memusnahkan kita semua dari dunia ini dlm sekejap mata, dan menggantikannya dgn makhluq lain bila Dia menginginkannya. Adakah daya dan kekuatan pd kita? Patutkah kita sombong, angkuh, atau arogan kpd Dia?
Dia memberikan manusia qalbu dan aqal, dan kebebasan utk memilih atau menentukan pilihan hidupnya, apakah memilih yg baik ataukah yg buruk.
Dia menetapkan perintah dan juga menetapkan larangan, utk menunjukkan bahwa Dia Maha kuasa, dan bahwa tiap kebebasan tak ada yg mutlak, melainkan ada batasnya, dan utk Dia menguji manusia ciptaan-Nya yg manakah yg paling taat atau patuh kpd ketetapan-Nya, dan yg manakah yg melampaui batas dlm perilakunya.
Jadi pilihan ada pd diri kita sendiri, dan kita memiliki kebebasan utk menentukan pilihan, sesuai qalbu dan aqal kita masing-masing.
Dan ingatlah bahwa kita semua adalah bersaudara, dan patutlah bahwa kita saling mengingatkan utk kebaikan kehidupan, sekarang dan kemudian.
Komentar
Posting Komentar