Prinsip Quran

 AlQuran itu pada umumnya terbagi dua : Prinsip falsafah dan Prinsip ilmiah. Pada bahagian falsafah ini termasuk pokok2 undang2 hukum bagi kehidupan masyarakat kecil dan besar, hubungan vectical dengan ALLAH dan horizontal dengan alam semesta. Semua itu diberikan dengan bandingan historis pada dasar Kausalita dan diberikutkan dengan resiko selaku penggembirakan hidup sejalan dengan ancaman bagi mereka yang selalu masih membangkang. Prinsip kedua yaitu mengenai pokok2 dasar dalam keilmuan yang menuju kepada tekhnologi untuk pembaharuan martabat dalam peradaban manusia.

         Kedua prinsip itu harus sekali jalan dan disejalankan, mereka yang hendak memisahkan berarti berada dalam ketimpangan dan kepincangan. Hidup akhirnya diharungi dengan purbasangka dan meraba2. Disatu fihak berlaku kelumpuhan dengan pandangan, dilain fihak terdjadi kekuatan dengan kebutaan. Hanya saja mereka yang memakai kedua prinsip itulah yang nanti akan membangun dunia ini dan membawanya kepada kemakmuran dan kejayaan. Otomatis orang itu akan mengakui kerendahan dirinya selaku mahkluk tertinggi di Bumi ini, mengakui kebenaran dan kebesaran DIA yang menciptanya. Kepada mereka ini dibukakan rahasia2 keilmuan alam semesta dengan mana ujian berlaku dalam hidupnya, otomatis mereka inilah orang2 yang berpengetahuan wajar yang pasti mengatakan dalam dirinya dan melaksanakan dalam masyarakatnya bahwa ALLAH yang KUASA itu ESA TANPA SERIKAT, dan HANYA DIALAH yang HARUS DIPUJA.

        Kepada golongan yang lain hanya bertheori tanpa iman, yang hanya didapatnya dari hasit percobaan tentunya setiap rumus akan selalu diperbaharui, setiapnya akan salah menyalahkan, maka bagi golongan ini tersedia dua jalan alternatif. Memakai prinsip ilmiah dan falsafah yang diturunkan ALLAH untuk membangun kemajuan tanpa sengketa atau seterusnya tetap menyendiri ditinggalkan masa, berbunuhan sesamanya dan maximal hingga datangnya benda angkasa yang akan menghancurkan semuanya ini. Dan mereka dihadapkan kepada resiko sedih pedih yang tak dapat dielakkan.

       Benda angkasa yang menghancurkan itu pasti datang, pertandanya telah sering dilihat orang hanya saja tidak banyak mendapat perhatian. Al Quran tidak pernah membohong dari semenjak waktu diturunkannya dulu 14 abad yang lalu sampai keakhir zaman. Karena tiada yang akan beruntung jika AlQuran itu bersifat bohong, sedang Muhammad yang pertama2 menyebarkannya telah lama pergi dan tak berusaha mendapatkan untung apa2 dari Al Quran itu. Semua itu hanya kasih sayang ALLAH kepada manusia ramai untuk pertanda bahwa DIA itu memang ADA dan ESA.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jawaban KISI- KISI Kelas 8 - 2025

RINGKASAN MATERI SAS SMT 1 KELAS 7 | 2025-2026

Birth Control