GARIS EDAR BUMI, SUBULU

SUBULU    سُبُلُ

Garis Edaran Bumi atau planet-planet lain, l6:15, 20:53, 21:31, 43:10, 71:19. Ayat suci terakhir ini dan ayat suci sebclumnya menyatakan "ALLAH menjadikan untukmu Bumi itu dalam keadaan terulur (ke selatan dan ke utara), agar kamu tempati daripadanva garis orbit yang zigzag". Jadi bukanlah SUBULU dalam ayar suci ini berarti “jalan” karena ALLAH tidak pernah menjadikan "jalan" untuk manusia kecuali yang dikerjakan oleh manusia sendiri. Istilah itu berbentuk jamak karena memang Bumi ini adalah planet dan diperganda jadi beberapa Bumi, 13:3 65:12, maka luas daerah orbit setiap planet itu berbeda sebanding dengan jaraknya dari Surya yang diorbit. Begitu pun garis orbit itu sendiri berbentuk zigzag yang dengannya terjadi pergantian musim, juga berbentuk oval atau bujur telur karenanya terdapatlah titik perihelium dan titik aphelium orbit, yaitu titik terdekat dan titik terjauh dari Surya selaku wujud yang dikitari. Orbit oval ini ditandai dengan SIDRU. Untuk jelasnya lihatlah BISAATHA, SIDRU, FIJJAAJA, dan MAHDA.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Over View

PERTUMBUHAN ILMU-ILMU ISLAM DI MADRASAH

(Nana Masrur) Kompetensi Dasar : Mampu Menguraikan Pertumbuhan Ilmu-Ilmu Islam di Madrasah Indikator : Madrasah dan Perkemb...