PENDIDIKAN KARAKTER

Wakil Presiden Republik Indonesia Prof. Budino, dalam acara silaturrahminya dengan perwakilan pelajar SMP/MTs, SMK/SMA/ MA Negeri-swasta dan Guru se - Provinsi Nusa Tenggara Barat di SMK Negeri 1 Selong Lombok Timur, Selasa tanggal 12 Juli 2011 lalu, bahwa Pendidikan karakter itu perlu dibangun untuk siswa maupun siswi, khusnya kepada semua pelajar dan mahasiswa dengan cara melalui orang tua (ortu) dalam kehidupan sehari-hari.
"bahwa Pendidikan karakter itu perlu dibangun untuk siswa maupun siswi, khusnya kepada semua pelajar dan mahasiswa dengan cara melalui orang tua (ortu) dalam kehidupan sehari-hari" 
Membangun pendidikan karakter pertama caranya adalah 
suri tauladan dari orang tua dengan pola penerapannya mulai dari rumah, seperti rasa kasih sayang serta menanamkan nilai-nilai moral, kemudian guru yang mendidik di sekolah, dan para pejabat agar memberikan contoh nyata karena anak-anak tersebut tidak bisa dengan kata-kata saja, yang terpenting adalah perbuatan dan perilaku baik di lingkugan sekolah maupun keseharian ditengah-tengah masyarakat.
Menurutnya, lepas dari itu komitmen anak atau siswa sangat dibutuhkan, artinya anak juga harus memiliki niat untuk bisa menjadi generasi muda yang baik. Karena pada dasarnya pemerintah hanya memfasilitasi saja. Mari kita ijeksi siswa juga dengan kepercayaan diri, tegasnya.

PEMBENARAN _______SALAH DIDIK ANAK Pada hakikatnya kenakalan remaja yg terdapat dlam masyarakat ditimbulkan oleh didikan yg diberikan oleh fihak ibu bapak, kerena setiap anak terpengaruh oleh alam lingkungan, lepasnya perhatian ibu bapak kepada anak dan juga dipengaruhi pula oleh darah turunan, makanan, perbuatan dan mental ibu bapaknya.
Banyak pula orang menyalahkan guru-guru di sekolah...
Guru katanya bertanggung jawab terhadap anak didiknya.
Tetapi kalau orang tua (ibu bapak) sudi memperhatikan akan nyatalah tuduhan itu salah alamat :

a. Guru bukanlah pendidik tetapi pengajar. Mereka mengajarkan pelajaran yg tercantum dalam kurikulum. jadi para murid di sekolah bukanlah anak didik , sebaliknya lebih pantas menamakan "ANAK AJAR"

b. Guru itu bergaul dengan anak ajar. waktu itu pada beberapa jam saja dan pada hari-hari tertentu sesuai dengan jaduwal mengajar. dan disitulah dipergunakan untuk memberikan pelajaran. mereka hanya bisa memberikan nasehat kepada murid yg kurang sopan atau yg terlibat pada kenakalan remaja. Paling akhir kereka hanyalah berlepas diri dengan mengusir murid tersebut dari lingkungan sekolah.

c. Yang bertugas mendidik adalah ibu bapak. Mereka harus menjadikan anak-anaknya selaku anak didik, pertumbuhan akhlak dari anak-anak tersebut harus dipertanggung jawabkan pada ibu bapak kandung sendiri bukan kepada orang lain.
Kurangnya perhatian tentang hal ikhwal pendidikan bagi keturunan, menurut ajara Islam, akan menimbulkan kenakalan anak dan penyesalan pada Ibu dan Bapak.
Dalam qur'an dijelaskan bahwa didikan yg baik bg keturunan hendaklah dimulai dr waktu orang belum menikah, sampai pd waktu berumah tanngga sebagai suami isteri sewaktu menghamilkan, seterusnya pd waktu membesarkan dan mempergauli anak yang dilahirkan.

.:: 1. Orang diperintah agar selalu bersikap amar makruf nahi munkar, 3/104 dan 29/45, sebagai amal shaleh dlm masyarakat. Hal ini sangat diperlukan agar menjadi kebiasaan hidup hingga mendarah daging yg nantinya berpengaruh positif pada keturunan.

.:: 2. Orang diperintah meminum dan memakan sesuatu dg mengingat dan menyebut nama Allah, 2/173, 5/4, 6/121, 6/145. Minum atau makaanan itupun hendaklah yg halal dan baik, cara perolehannya ataupun cara mengkonsumsinya 2/168 dan 5/88. yang halal iaitu yang diizinkan Allah memakannya menurut ketentuan yg tercantum dalam qur'an, sedangkan yg baik ialah yg bersih, bergizi dan menyehatkan pertumbuhan badan. semua itu hendaklah menjadi kebiasaan hidup, bersih dari noda dan kejahatan, semoga kemudiannya berpengaruh positif pada keturunannya.
Dari uraian diatas adalah bahan penting untuk mendapatkan kehamilan isteri menurut ajaran islam, dalam bersikap demikian setiap suami dlm masyarakan islam diperintah mempergauli isterinya menurut ayat suci yang maksudnya :
[2/187] Dihalalkan bagimu pada malam puasa (RAMADHAN) itu bercampur pada istrimu. Mereka pakaian bagimu dan kamu pakaian bagi mereka. Allah mengetahui bahwa kamu mengkhianati dirimu (KARENA LETIH) lalu DIA memberi tobat atasmu dan memaafkan kamu, maka kini gembirakanlah mereka dan carilah (KEHAMILAN) yang Allah, wajibkan atasmu. Makan dan minumlah hingga terang bagimu benang putih dari benang hitam waktu fajar. Kemudian sempurnakanlah puasa sampai malam, dan jangan gembirakan mereka, dan kamu berfukuf dalam Masjid-Masjid itu. Itulah batas-batas hukum Allah, janganlah mendekatinya. Demikianlah Allah menerangkan Ayat-Ayat-NYA pada manusia semoga mereka menginsyafi.
[2/222] Dan mereka menanyai engkau tentang haid, katakanlah: "Dia adalah gangguan maka tinggalkanlah istri yang dalam haid. Jangan dekati mereka hingga mereka bersuci, maka ketika mereka telah suci, datanglah mereka dari hal yang Allah perintahkan padamu." Allah menyukai orang-orang bertobat dan menyukai orang-orang suci."
[2/223] Istrimu ladang bagimu maka datangilah ladangmu betapa kehendakmu dan dahulukanlah untuk dirimu, dan insyaflah pada Allah. Ketahuilah bahwa kamu akan menemui-NYA dan gembirakanlah orang-orang beriman.

.:: 3. Dari ketiga ayat suci diatas secara terang dan nyata Allah memrintahkan agar setiap suami mencampuri isterinya agar mendapatkan keturunan untu generasi penerus yg semuanya nanti akan hidup kembali di akhirat dalam kebahagiaan.
karenanya teranglah bahwa Allah melarang perbuatan mencegah kehamilan 6/140, 6/151, 17/31 bahkan sebaliknya setipa orang beranak banyak.

.:: 4. Perintah untuk mencampuri isteri untuk mendapatkan keturunan demikian telah diutamakan pada malam hari puasa Ramadhan dengan maksud :

a. Bahwa suami isteri yg pd waktu siah hari menempuh ujian hidup, menahan lapar da haus, mengalami penderitaan dan apa-apa yg biasanya berlaku pd orang-orang miskin, merekan dapat menginsyafi lemahnya manusia yg semua kebutuhan hidupnya diciptakan dan diatur oleh Allah pencipta segala, dan yg hukumNya harus dipatuhi. Pada yg disediakan Allah. Mereka menang dari berbagai cobaan dan godaan setan. waktu itulah merekan diberi tugas untuk melakukan hubungan sexuil untuk mendapatkan keturunan.

b. Sebagai suami isteri yg telah matang dari ujian dan berpengalaman tentulah mereka memiliki kepribadian unggul, bersih dan sempurna menurut islam dan kemanusiaan. Menurut hukum kausalita 18/48 dan hukum lingkungan, pastilah anak yg akan dihamilkan si isteri waktu itu adalah pribadi sehat, kuat, dan bersusila tinggi kemudiannya, kecuali Allah menghendaki lain 57/22.
Dari paparan diatas terdapatlah petunjuk konkrit tentang caara bagaimana mendapatkan kehamilan bagi suami isteri beragama islam. Semuanya ternyata wajar, logis dan dapat dilaksanakan oleh setiap orang. Karenanya, jelaslah bahwa qur'an mengandung logika konkrit dan orang melaksanakan hukum Allah pasti unggul dalam kehidupan dunia kini dan di akhirat nanti 27/79, 69/51, 3/139 dan 47/35.
(Rec)______
http://www.pendidikankarakter 

FALSAFAH JAWA : 
BAB1, BAB2, BAB3
BAB4, BAB5, BAB6
BAB7, BAB8, BAB9
Wassalaam... 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Over View

PERTUMBUHAN ILMU-ILMU ISLAM DI MADRASAH

(Nana Masrur) Kompetensi Dasar : Mampu Menguraikan Pertumbuhan Ilmu-Ilmu Islam di Madrasah Indikator : Madrasah dan Perkemb...