Hubungan RUH dan JASAD
Tentang hubungan ruh dan jasad, sukma dan raga, atau jiwa dan tubuh, adalah satu pertanyaan utama metafisik, mencakup sepasang cabangnya: ontologik dan kosmologik. Dan kini, dalam sains dan teknologi, melibatkan multi-displin bidang pengetahuan, pembelajaran, dan penelitian, mencakup fisiologi, fisika, psikologi, psika, psiko-fisiologi, fisiko-fisiologi, fisio-psikologi, fisiko-psikologi, psiko-fisika, fisiko-psika, neurologi, neuronika atau neurosibernetika, fisio-sibernetika dan psiko-sibernetika.
TERMINOLOGI: PSIKIK DAN FISIK
Istilah psikik (psyhic) dan prefiks psiko― (psycho―), ruh, ruhani, ruhaniyah [roh, rohani, rohaniyah], dan sukmawi, digunakan untuk menyatakan segala sesuatu yang berhubungan dengan ruh, sukma, jiwa, nyawa, kehidupan, nurani, akal, sanubari, pikiran, perasaan, tenaga atau energi hidup, dan semacamnya. Bidang pengetahuan, pembelajaran, dan penelitian yang berhubungan langsung dengan hal psikik, terutama adalah psika (psychics) dan psikologi (psychology), dan metapsikologi dan parapsikologi.
Sebaliknya, istilah fisik (physic) dan prefiks fisio― (physio―), somatik (somatic), jisim, jasmani, jasmaniyah, jasad, jasadi, badani, dan ragawi, digunakan untuk menyatakan segala sesuatu yang berhubungan dengan jasad, raga, tubuh, badan, materi, material, benda mati, dan semacamnya. Bidang pengetahuan, pembelajaran, dan penelitian yang berhubungan langsung dengan hal fisik, terutama adalah fisika (physics) dan fisiologi (physiology), dan metafisika
Komentar
Posting Komentar