Postingan

Menampilkan postingan dari Desember 12, 2013
bismill aa hirra h m aa nirra h iim Salah tanggap kisah dan kesalahan ilmiah dalam teks Qur'an. Kaum Muslim menerima berbagai kemustahilan ilmu pengetahuan dengan ketaatan yang buta. Dunia telah berkembang secara keseluruhan saudaraku..., dan telah melepaskan banyak ketakutan-ketakutan dan takhyul-takhyul yang dimiliki oleh peradaban primitif dari masa lampau... Sayangnya, karena teks Qur'an dita'zimkan, orang-orang tidak mempertanyakan berbagai konsep-konsep takhyul yang seharusnya dapat diatasi kaum Muslim sejak dahulu. Saya akan memberikan contoh tentang suatu dongeng yang berasal dari kebudayaan Hindu. Berdasarkan tradisi Hindu, dewa Siwa meninggalkan isterinya sendirian di rumah untuk waktu yang lama. Suatu hari isterinya mengambil kulit dari tubuhnya sendiri, dan menggunakannya untuk membuat seorang anak. Anak itu digunakan untuk melindungi dia, dan juga rumah. Ketika Siwa pulang, anak itu menolak untuk membiarkannya masuk ke rumah. Tanpa keraguan Siwa menarik pedan...
Facebook   Bismill aa hirra h m aa nirra h iim   Konsep Al-Quran adalah bahwa semua manusia diciptakan sama, tak seorangpun yang lebih tinggi dibanding orang lain dalam kapasitasnya sebagai manusia, dan oleh karena itu, tak seorangpun berhak untuk mengatur orang selain. Lebih dari itu, karena segala sesuatu yang ada di alam semesta telah ditaklukkan bagi manusia, maka tidak ada sesuatupun yang lebih tinggi dari pada dia, dengan satu pengecualian , yaitu: Allah. Menganggap bahwa seseorang lebih tinggi dari pada manusia lain, adalah sama dengan merendahkan diri sendiri, dan juga sama dengan meletakkan adanya persamaan dengan Allah. Inilah Syirk. Hal itu tidak akan akan menggoyahkan kedudukan Allah, tetapi hanya bagi manusia, karena ia akan jatuh dari posisinya yang dianggap lebih tinggi tersebut. Oleh karena itu Al-Quran, mempertimbangkan bahwa syirk sebagai kejahatan yang paling besar bagi manusia karena akan menjauhkan posisinya yang syah dari dia 3...