Postingan

Menampilkan postingan dari Juli 12, 2019

Islam dan Jerman

Dakwah Islamiah di Dunia Barat pada masa datang akan mantap dan sukses. Tidak lama lagi Agama Islam akan dianut oleh mayoritas Bani Israil, memang doktrin ilmiah hanya lebih mantap bagi masyarakat ilmiah, sejalan dengan peningkatan kesadaran yang ditentukan ALLAH. Penuh keyakinan akan terlaksana kembali maksud Ayat 3:139 menyambung ketinggian Islam pada abad pertama Hijriah dulu. Hanya ada dua persoalan yang harus semenjak kini menjadi pemikiran: 1. Sanggupkah masyarakat manusia yang kini menyatakan dirinya beriman menurut faham tradisional mempertahankan imannya dan mengimbangi kemajuan zaman yang sesungguhnya sejalan dengan ketentuan Alquran? 2. Apakah masyarakat yang membaca Alquran dengan nyanyian merdu hanya memperoleh senandungnya saja, sementara orang-orang Barat mendapatkan isinya? Ataukah keduanya saling mempertukarkan agama yang dianut hingga yang di Barat menghayati Islam dan yang di Timur menganut budaya dan tradisi Yahudi? Itulah dua persoalan yang harus diper...

Mustahil Islam dengan gerakan dakwah diterima di dunia Barat

Banyak sekali yang harus disampaikan tersebab stigma negatif seolah tiada celah solusinya. Keadaannya banyak berkaitan dengan berbagai masalah, berliku dan terjalin dalam masa yang panjang. Maka kurang mempannya dakwah Istamiyah di dunia Barat selama ini dapat disimpulkan antara lain pada penilaian  Objektif : Dunia Barat selama ini umumnya dikuasai oleh Bani Israil yang menganut dua aliran kepercayaan yaitu agama Yahudi dan Kristen. Masing-masingnya menganggap agamanya yang benar, dan mereka menyatakan dirinya menjadi kesayangan Allah, disebutkan pada ayat 5/18. Bahkan mereka menganggap dirinya anak-anak Allah. Degan anggapan demikian dan karena para Nabi kebanyakan lahir dalam kalangan Bani Israil, maka mereka merasa iri hati, dengki, pada agama Islam yang dikembangkan oleh Muhammad di Makkah berbangsa Arab, dinyatakan pada ayat 2/90 dan 3/19. Walaupun penganut agama Yahudi berkitab suci pada Old Testament dan tidak mengakui New Testament dalam Bible. Sebaliknya penganut a...

Poligami Islam

Monogami yaitu lelaki beristri seorang perempuan saja berdasarkan Ayat 24/32 dan Ayat Suci lain sebagaimana lazimnya berlaku dalam masyarakat Islam. Sementara poligami adalah lelaki beristri sampai empat perempuan dan tidak boleh lebih berdasarkan satu-satunya Ayat 4/3 yaitu menikahi perempuan janda beranak yatim, dengan syarat bahwa lelaki itu berkesanggupan dalam bidang fisik dan ekonomi untuk memelihara dan membelanjai anggota keluarganya selaku suami, sebagai bapak kandung, dan selaku bapak tiri. Dari ketentuan ALLAH pada Ayat 4/3 dan 4/129 dapat diambil kesimpulan bahwa keizinan berpoligami bagi lelaki berkesanggupan hanyalah menikahi janda beranak yatim yang kepadanya dipentingkan pemberian bantuan dan perawatan sebagai anggota keluarga.  Suami tidak mungkin benar-benar berbuat adil di antara istrinya yang lebih dari seorang, terutama dalam hubungan batin, karenanya nyatalah keizinan berpoligami bagi lelaki bukan untuk menikahi beberapa perempuan yang disukai karena cant...