Postingan

Menampilkan postingan dari April 13, 2016

SATAN

Gambar
  S-E-T-A-N ( syaythan / satan) ; hal ini bukanlah nama suatu makhluq..., tapi predikat..., istilah ato sbutan untk menyebut suatu kelompok ato golongan..., yang terdiri dr dua jenis makhluq: ras- JIN dan ras- MANUSIA [ mina `al jini wa `al `insi ]. Masing2nya memiliki subkelompok baik dan jahat [Q 72:11] , dan yg jahat dinyatakan dgn sebutan setan [Q 6:112; 43:38] . Para-setan..., tak tampil ato menampakkan dlm bentuk buruk, seram, n menakutkan, n bertindak kasar, yg membuat orang lari terbirit-birit dr mereka, tapi...   sebaliknya.... tampil secantik n semenarik mungkin, dg brbagai strategi n trik atau siasat n tipuan licik, agar orang mendekati n menghampiri mereka, lalu terperosok dan terperangkap, dan ikut terjerumus kedalam golongan setan [Q 72:6] , yang berarti poin kemenangan bagi Iblis...

IDIOLOGI dan AGAMA

Gambar
Pemaknaan esensi agama harus dikedepankan...., karena agama mempunyai kekuatan yang ruuaaar biasa , yang jika tidak disikapi dengan arif dan bijaksana , pemeluk agama bisa salah langkah. “ Jika seseorang terlalu meyakini kebenaran yang dia yakini, maka dengan mudah menyalahkan orang lain yang berbeda... Karenanya, para tokoh agama mempunyai tugas berat untuk agar bagaimana pemeluk agama mengedepankan esensi agama ” Indonesia, setidaknya ada dua makna toleransi, yakni teposliro dan tenggang rasa . Pengertiannya, teposliro adalah menghargai dan menghormati perbedaan yang ada dipihak lain, yang tidak sama dari kita. Sedang tenggang rasa adalah kemampuan untuk bisa merasakan apa yang dirasakan pihak lain atas ucapan dan tindakan yang kita perbuat. “ Dua kearifan lokal inilah yang jadi modal dasar bagi masyarakat Indonesia yang plural dan majemuk ini, dalam menjaga kebersamaan ” "Peradaban dunia bisa semakin baik dengan agama sebagai acuannya... , bukan malah sebagai sum...

Suami Egois

Gambar
Ego Suami..!? Hal ini mungkin disebabkan sikap gegabah dari fihak  suami,  karena dalam suatu rumah tangga, si suami nyata jadi pemimpin dengan derajat setingkat lebih tinggi diwujudkan oleh kesanggupannya dan tugasnya dalam susunan kehidupan rumah tangga. Dalam hal demikian suami boleh saja berbuat tidak adil atas pertimbangan si-istri, atau melakukan sesuatu yang merugikan si-istri zahir atau batin, karena si suami lebih sering berada di luar rumah dan ekonomi keluarga ada di tangannya.   Baca artikel terkait:   Sikap suami Juga dikatakan bahwa pertengkaran mungkin disebabkan oleh gerak-gerik si-istri yang merugikan kehidupan rumah tangga dalam bidang cinta kasih , syahwat , atau ekonomi , maka dalam hal ini dia lebih membahayakan sebagai musuh dalam selimut, atau musang berbulu ayam. Baca artikel terkait:   Sikap dan Prilaku Manusia Tentang kemungkinan di atas tadi hukum Islam mengadakan kungkungan timbal balik: Di satu fihak,...