Geografis - Makkah
Al-Qur'an sebagai Kitab Suci yang memuat petunjuk TUHAN Pencipta tentang berbagai problem secara sistematis. Maka wajarlah doa Nabi Ibrahim dulunya untuk kesempurnaan ekonomi penakluk negerinya, karena Nabi itu adalah Imam bagi manusia Bumi dalam bidang ilmu pengetahuan tentang eksakta. Perhatikanlah doanya tercantum dalam Alquran yang maksudnya sebagai berikkut: وَإِذْ قَالَ إِبْرَاهِيمُ رَبِّ اجْعَلْ هَـٰذَا بَلَدًا آمِنًا وَارْزُقْ أَهْلَهُ مِنَ الثَّمَرَاتِ مَنْ آمَنَ مِنْهُم بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ ۖ قَالَ وَمَن كَفَرَ فَأُمَتِّعُهُ قَلِيلًا ثُمَّ أَضْطَرُّهُ إِلَىٰ عَذَابِ النَّارِ ۖ وَبِئْسَ الْمَصِيرُ ﴿١٢٦﴾ 2:126. Dan ketika Ibrahim berkata: “TUHAN-ku, jadikanlah negeri ini aman, dan beri rizkilah penduduknya, dari buah-buahan, yang beriman di antara mereka pada ALLAH dan Hari yang Akhir.” DIA berkata: “Dan siapa yang kafir, maka akan AKU beri kelengkapan dia sedikit, kemudian AKU paksa dia kepada siksaan Neraka dan tempat kembali yang sangat jahat.” Doa Ibrah...