Postingan

Menampilkan postingan dengan label SHALLA

Istilah Shalat (3)

Gambar
       Banyak sekali ketentuan hukum dalam Islam , yang jika dianalisa secara ilmiah, memberikan faedah positif efektif bagi manusia dalam bidang sosiologi dan ekonomi , hal mana tidak pernah didapat pada agama lain, apalagi dalam bidang ubudiyah dan keaslian dasar Islam itu sendiri. Kini diketahui satu-satunya Kitab Suci agama yang isinya khusus firman ALLAH hanyalah Alquran yang selarna 15 abad tetap asli tanpa campuran saduran dan pemalsuan diri penulisannya.        Di antara begitu banyak kelebihan tadi termasuk masalah Shalat, Puasa, dan Waktu yang sengaja kita jadikan judul buku ini. Dan Alquran sebagai satu-satunya sumber hukum bagi Islam, maka penganalisaan kita hanya didasarkan atas wahyu ALLAH yanq tercantum dalam Kitab Suci itu pula pada mana hendaknya setiap Mukmin berpendirian kukuh :

BATAS WAKTU SHALAT ISYA

'Isya ('asyiyyatan) adalah bagian dari malam. Dalam bahasa inggris kita menyebutnya evening. Berapa lama masa isya, dapat kita ketahui dari rangkaian ayat-ayat berikut: 23:114 Dia berkata: Tidak kalian berdiam (tinggal) kecuali sedikit (qaliylan), jika saja kalian mengetahui. 79:46 - Seakan-akan mereka, pada hari mereka melihatnya, tidak mereka berdiam (tinggal), kecuali suatu 'isya ('asyiyyatan) atau suatu pagi (dhuhaHha) Hipotesa 1. Isya adalah bagian sedikit (qalyl), disetarakan dengan lamanya waktu dhuha. Bila waktu Dhuha adalah adalah mulai pukul 7-10 pagi, maka qalyl-nya waktu dhuha setara dengan waktu isya, yaitu pukul 7-10 malam. Periode isya tersebut dapat kita lihat lebih jelas lagi pada ayat berikut: 73:20 - Sesungguhnya rabb-mu mengetahui bahwa kamu berdiri hampir dua pertiga malam, dan seperdua malam dan sepertiganya dan peredaran dari mereka yang bersama kamu. Dan Allah menetapkan malam dan siang. Dia mengetahui bahwa tid...

ISTILAH SHALAT

Khutbah Pertama: إِنّ الْحَمْدَ ِللهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَسَيّئَاتِ أَعْمَالِنَا مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلهَ إِلاّ اللهُ وَأَشْهَدُ أَنّ مُحَمّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ اَللهُمّ صَلّ وَسَلّمْ عَلى مُحَمّدٍ وَعَلى آلِهِ وِأَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدّيْن . يَاأَيّهَا الّذَيْنَ آمَنُوْا اتّقُوا اللهَ حَقّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنّ إِلاّ وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ يَاأَيّهَا النَاسُ اتّقُوْا رَبّكُمُ الّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثّ مِنْهُمَا رِجَالاً كَثِيْرًا وَنِسَاءً وَاتّقُوا اللهَ الَذِي تَسَاءَلُوْنَ بِهِ وَاْلأَرْحَام َ إِنّ اللهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيْبًا يَاأَيّهَا الّذِيْنَ آمَنُوْا اتّقُوا اللهَ وَقُوْلُوْا قَوْلاً سَدِيْدًا يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْلَكُمْ ذُنُوْبَكُمْ وَمَنْ يُطِعِ اللهَ وَرَسُوْلَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيْمًا، أَم...

SHALLA

TANYA__________ **Pada ayat 33/43 da 33/56 di_artikan dg 'memulyakan', dan pd beberapa ayat laen dijumpai pula dg 'melakukan' shalat, hal itu bukanlah kontradiksi karena istilah ((shallat)) itu sendiri seberarnya berarti 'memulyakan' dg cara tertentu dlam islam. Kalau shalla termuat dlm 33/43, 33/56 kita artikan dg 'melakukan shallat' mungkin akan timbul anggapan bahwa Allah dan malaikat melakukan shalat spti yang dilakukan manusia, suatu hal yang mustahil, karena kita menggunakan arti sebenarnya dg 'memulyakan', jadi Allah dan Malaikatnya memulyakan para Nabi dan org beriman semuanya diperintah memulyakan Nabi dg ucapan salam yang biasa disebut shalawat Nabi serta melakukan hukum islam yg disampaikannya dlam kehidupan sehari-hari.