Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober 24, 2019

Mudzabzabin

Gambar
Inilah kaum yg dinamakan MUDZABZABIEN, kesana tidak -- kesini juga tidak! Kaum demikian justru akan ketimpa dan menghadapi dua kubu yang berbeda. Mereka berada diantara keduanya; antara salah dan benar, baik dan buruk, manis dan pahit, hitam dan putih, berat dan ringan, besar dan kecil maupun hallal dan haram! Masyarakat yang menyatakan diri beriman haruslah sepenuhnya mematuhi dan melaksanakan hukum ALLAH, tidak boleh kepalang tanggung, tidak boleh separuh-separuh dan ragu-ragu selaku muzabzabin karena sikap demikian sangat merugikan dalam segala bidang kehidupan. Mereka yang tidak sepenuhnya melaksanakan hukum ALLAH, walaupun mendirikan Shalat, puasa dan pergi Hajji, pastilah tergolong munafik atau muzabzabin, maka bagi siapa yang sengaja bersikap demikian dikatakan: إِنَّ الْمُنَافِقِينَ فِي الدَّرْكِ الْأَسْفَلِ مِنَ النَّارِ وَلَن تَجِدَ لَهُمْ نَصِيرًا ﴿١٤٥﴾ 4/145. Bahwa orang-orang munafik berada pada capaian lebih rendah dari Neraka. Dan tidak engkau dapati penolong unt...

Doktrin Hidup

Bukanlah manusia dengan segala aktifitasnya menentukan nilai kehidupan di dunia tetapi ALLAH yang mengaturnya hingga ada masyarakat yang lebih tinggi tingkat hidupnya di antara kelompok terkebelakang. Ada yang mengejek dan ada yang diejek, namun Ayat 20:124 memberikan sanksi hukum bahwa siapa saja yang berpaling dari hukum ALLAH maka untuknya pastilah kesengsaraan hidup. Hal itu harus jadi perhatian ialah karena ketentuan yang terkandung pada Ayat 43:32 menjadi batu ujian bagi setiap lingkungan masyarakat yang kini berbentuk bangsa dan negara, apakah mereka membenarkan atau tidak. Membenarkan ketentuan itu berarti harus mematuhi sistem demokrasi ketuhanan dalam segala bidang kehidupan di mana berlaku hukum yang semuanya dijelaskan dalam Alquran selaku pokok bagi hubungan vertikal dan horizontal. Jika tidak membenarkan ketentuan Ayat 43:32 otomatis berarti tidak mengakui hukum ALLAH lalu mereka tergolong kafir, hal ini berlawanan dengan pemikiran logis dan bukti-bukti dari sejarah ...

Buruk baik

.... Nilai ekonomi seseorang tergantung pada sistem ekonomi sekitarnya dalam suatu masyarakat tertentu. Ingatlah.... bahwa masyarakat manusia adalah kelompok orang dengan hukum dan pengabdian tertentu di mana ada pemerintah yang mengendalikan kehidupan. Jadi buruk baiknya ekonomi seseorang adalah gambaran yang memperlihatkan buruk baiknya pemerintahan yang berfungsi dalam masyarakat.