Postingan

Menampilkan postingan dari September 1, 2014

MEMBENCI SESUATU

2:216. Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi(pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamutidak mengetahui. ❋❋❋❋❋❋❋❋❋❋❋❋❋❋❋❋❋❋❋❋❋❋❋❋❋ ♔ Sebagai apapun kita, jadi subjek atau objek.. sederhana saja... dan jangan lupa, ke depannya gakada yang akan tahu apa yang bakal terjadi, tapi disitu ada [sababa] ikuti sebab akibat itu janganlantas pasrah tanpa ada ikhtiar. ♕ Bisa jadi kan, yang kita benci, justru itu yang menjadi teman hidup kita. kata orang itu sudah banyak kenyataannya.. dan masih selalu diyakini oleh orang.. (katakan saja iyyeezzz...!!). sebaliknya juga, mungkin saja kita amat menyukai seseorang... tetapi... coz something, akhirnyajadi orang yang kita benci.. lagi-lagi kata orang sih..... (garuk-garuk kepala sambil mikir...).:hmmm: ♖ Oleh karena, terlintas dipikiran..kenapa sih, bukan yang kita sukai saja yang juga suka dengan kita? kan semua akan langsung jadiindah?. itu sih mau kita... bukan hen...

S A B A B A

❑ Sadari bahwa segala sesuatu muncul dari suatu sebab. Tiada suatu apapun yang muncul tanpa alasan. Dengan kata lain ada sebab ada akibat. Dan perlu di ingat ada problem juga ada problem solving. ❑ Kebodohan, ketamakan, keuntungan, kedudukan, pujian, kegembiraan, kerugian, penghinaan, celaan, penderitaan – semuanya adalah akibat dari keadaan-keadaan yang memiliki sebab. Oleh karenanya ikutilah sebab akibat itu dan seseorang akan mempertanggungjawabkan atas prilaku yang telah diperbuatnya . ❑ Akibat-akibat baik muncul dari keadaan-keadaan yang baik, dan akibat buruk muncul dari penyebab-penyebab buruk pula. Kita sendiri yang menyebabkan keberuntungan dan ketidakberuntungan kita sendiri. Tiada siapapun yang dapat merubah kesadaran selain dari diri kita, bukankah yang Maha Kuasa telah menganugerahkan kepada manusia!, akan tetapi manusia masih diperintah untuk mencari karunia tersebut. ❑ Oleh karena itu, kita harus mencari keberuntungan kita sendiri, bukan membuang-buang waktu menunggu or...