Postingan

Menampilkan postingan dari Mei 1, 2016

150. Bagaimana cara pelaksanaan hubungan masyarakat Islam dengan negara-negara lainnya?

Yang menyangkut dengan masyarakat beragama lain telah kita bicarakan pada soal no. 13 bahwa segala sesuatu dapat berlaku wajar menurut ketentuan dan perjanjian yang berlaku. Bahwa masyarakat Islam bukanlah terisolir dalam daerah tertentu tetapi akan lebih giat melakukan hubungan internasional.Hal ini ditimbulkan oleh : a. Masyarakat Islam ternyata lebih progresif daripada pemeluk agama lain, dinyatakan Allah pada ayat 3/139 jo. 6/82, 33/36. Karenanya negara-negara lain bahkan lebih cenderung untuk berhubungan dengan masyarakat Islam dalam bidang ekonomi dan teknologi. b. Masyarakat Islam ternyata lebih dipercaya dalam ucapan dan perbuatan, karena khianat sangat dilarang menurut ajaran agama, karenanya juga negara-negara lain akan lebih mempercayai masyarakat Islam yang selalu bersikap amanah, adil, jujur, dan terus terang. c. Masyarakat Islam juga membutuhkan hubungan dengan negara-negara lain, karena memang setiap kelompok manusia dalam kehidupan di dunia saling membutuhkan dalam bida...

151. Pada bulan apakah ibadah Haji boleh dilaksanakan menurut ketentuanAllah dalam Alquran?

Istilah HAJJU dan HAJJA berarti ZIARAH dan MENZIARAHI Masjidil Haraam yang ada di Makkah. Istilah itu termuat pada ayat 2/158, 2/196, 2/197, 3/97, 9/3, dan 22/27. Sementara itu orang yang melaksanakan ziarah tersebut dinamakan dengan HAAJJU sebagai tercantum pada ayat 9/19. Disamping itu ada istilah lain yaitu ‘UMRAH berarti MERAMAIKAN  termuat pada ayat 2/196, 'IMAARAH berarti UPACARA MERAMAIKAN pada ayat 9/19, 'AMARA berarti MERAMAIKAN pada ayat 9/17, 9/18, 30/9 dan I'TAMARA berati SAMA MERAMAIKAN termuat pada ayat 2/158. Walaupun kedua bentuk istilah itu sehubungan dengan Masjidil Haraam, tetapi jelaslah bahwa HAJJA atau MENZIARAHI dimaksudkan bagi orang-orang yang datang mengunjungi Makkah dari negeri-negeri jauh seperti tercantum pada ayat 22/27. Dan bahwa ‘AMARA atau MERAMAIKAN dimaksudkan bagi orang-orang yang sudah ada di Makkah. Antara kedua istilah itu terdapat pengertian yang  berbeda namun keduanya mengandung isi yang sama yaitu sama-sama berada di sekitar...

152. Kenapa ibadah Hajji tidak ditentukan pada bulan Zuhijjah saja? Dan untuk apa diizinkan Allah pada bulan-bulan tertentu lainnya?

Ingatlah bahwa  ibadah Hajji tersebut telah jadi kewajiban bagi orang yang menyanggupi, 3/97. Hal ini akan berlaku sampai ke akhir zaman. Islam akan selalu ditambah semaraknya oleh Allah di sepanjang zaman, 9/32, 9/33, karenanya penganut agama ini akan semakin banyak pula dari tahun ke tahun dalam sejarah manusia bumi. Pada tahun-tahun di akhir abad 14 Hijriah saja sudah tercatat dua juta orang pelaksana ibadah Hajji pada setiap nulan Zulhijjah. Tentunya jumlah itu akan tetap bertambah pada tahun-tahun kemudiannya. Jika ibadah itu hanya dilakukan pada bulan Zulhijjah saja maka kota Makkah nantinya akan kehabisan tempat untuk penampungan pendatang-pendatang baru, dan hal itu akan sangat menyulitkan ibadah Hajji, baik bagi yang melaksanakan Hajji maupun bagi yang mengurusnya.   Pada suatu masa nanti, mungkin akan tercatat sejumlah 10 atau 100 juta orang yang naik Hajji ke Makkah setiap tahun. Untuk itu Allah telah menyediakan waktu selama empat bulan tertentu, cukup panjang untuk bergant...

153. Bagaimana cara pelaksanaan ibadah Hajji menurut yang tercantum dalam Alquran ?

Gambar
Perintah untuk melakukan ibadah Hajji tercantum pada ayat-ayat suci yang seperlunya kita kutipkan artinya berikut ini : إِنَّ أَوَّلَ بَيْتٍ وُضِعَ لِلنَّاسِ لَلَّذِي بِبَكَّةَ مُبَارَكًا وَهُدًى لِّلْعَالَمِينَ ﴿٩٦﴾ 3/96.:”Bahwa Rumah pertama yang didirikan untuk manusia (di Bumi) ialah yang di Makkah, diberkahi dan petunjuk bagi seluruh manusia.” فِيهِ آيَاتٌ بَيِّنَاتٌ مَّقَامُ إِبْرَاهِيمَ ۖ وَمَن دَخَلَهُ كَانَ آمِنًا ۗ وَلِلَّهِ عَلَى النَّاسِ حِجُّ الْبَيْتِ مَنِ اسْتَطَاعَ إِلَيْهِ سَبِيلًا ۚ وَمَن كَفَرَ فَإِنَّ اللَّهَ غَنِيٌّ عَنِ الْعَالَمِينَ ﴿٩٧﴾ 3/97.: “Padanya ada pertanda-pertanda yag meerangkan dan kebesaran Ibrahim. Dan siapa yang mamasukinya, amanlah dia. Dan untuk Allah atas manusia ialah mcnziarahi Rumah itu, (yaitu) atas siapa yang sanggup datang padanya dengan garis hukum. Dan siapa yang ingkar, maka Allah lebih kaya daripada seluruh manusia.” وَإِذْ بَوَّأْنَا لِإِبْرَاهِيمَ مَكَانَ الْبَيْتِ أَن لَّا تُشْرِكْ بِي شَيْئًا وَطَهِّرْ بَيْتِيَ لِلطَّائِفِينَ...

154. Manfaat apakah yang mungkin dicapai manusia dengan pelaksanaan ibadah Hajji?

Gambar
  Banyak sekali faedah yang dapat diambil dari pelaksanaan Hajji sebagaimana juga  yang terkandung dalam ibadah Shalat pada soal no. 106. Kini marilah kita bicarakan seperlunya manfaat tersebut: 1. Orang diperintah ziarah ke Makkah yaitu, yang sanggup melaksanakannya maka: a. Uutuk dtang kesana, orang hendaklah mengadakan rencana tepat dalam pembiayaan hidup setiap hari hingga pada suatu waktu kemudiannya sempat melakukan ibadah Hajji. Hal ini mendidik orang disipliner dalam segala hal terutama dalam bidang ekonomi. b. Untuk datang ke Makkah, orang membutuhkan kendaraan utuh dan yang semakin modern. Hal ini mendidik dan mendorong para sarjana mewujudkan kendaraan ataupun pesawat pengangkut yang praktis, kuat dan lebih banyak. Dengan itu akan didapat kemanjuan hidup di segala bidang. c. Pada ayat 29/9, Allah menganjurkan orang berjalan di muka Bumi untuk memperhatikan kebesaran Allah melalui ciptaanNYA. Maka dengan ibadah Hajji sebagian anjuran itu dapat dilaksanakan. Sewaktu pergi dan ...

155. Bolehkah orang mencari untung sewaktu melakukan ibadah Hajji di Makkah? Dan bolehkah ibadah itu dipindahkan ke tempat lain?

  Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan ini, baiklah kita dahulukan yang kedua yaitu mengenai tempat untuk ibadah Hajji: 1. Memang usaha untuk memindahkan ibadah Hajji ke tempat lain dari Makkah pernah dilakukan orang dulunya seperti yang dinyatakan Allah pada ayat 105/1. Hal itu berlaku sebelum Alquran diturunkan, dan sebelum lahirnya Muhammad. Mereka datang dengan pasukan gajah untuk meruntuhkan Ka'bah hingga dengan demikian jama'ah Hajji dapat dipindahkan beribadah kenegerinya untuk keuntungan ekonomi dan agama yang mereka anut. Tetapi Allah tidak mengizinkan perbuatan orang-orang itu bahkan sebaliknya telah menetapkan Makkah sebagai tempat yang paling mulia dimuka Bumi, selalu dijaga diseluruh zaman, dinyatakanNYA pada ayat 3/96. Begitulah pasukan gajah tadi dimusnahkan Allah dengan ledakan besar yang ditimbulkan pembesaran radiasi Surya dengan batu-batu meteor yang berjatuhan dari angkasa. Akhirnya pasukan gajah itu hancur leur tanpa kecuali sebagaimana keadaan ampas daun-d...

156. Bagaimana susunan pemerintahan masyarakat menurut ajaran yang terkandung dalam Alquran?

Istilah “masyarakat” yang dimaksud dalam hal ini ialah orang-orang yang berada satu lingkungan hukum berbentuk negeri atau negara. Jadi, bukanlah hanya kelompok orang yang berada dalam bidang tertentu seperti petani, pedagang pelajar dan sebagainya. Mengenai pimpinan dalam masyarakat, telah kita bicarakan pada soal no. 7, bahwa orang harus memilih untuk jadi pimpinan ialah orang-orang yang beriman, cerdas bijaksana, jujur dan patuh menjalankan hukum yang diturunkan Allah sebagaimana dimaksud dalam ayat 5/55, 9/71, 49/13, dan beberapa ayat suci lainya. Orang-orang inilah yang akan diangkat menjadi anggota pemerintahan negeri atau negara baik sebagai pimpinan tertinggi maupun pimpinan departemen jawatan, kantor-kantor yang lebih rendah kedudukannya. Tentang susunan pemerintahan yang harus berlaku dalam masyarakat Islam ialah : 1. Dalam Islam hanyalah demokrasi yang diizinkan, karenanya dalam masyarakat Islam tidak ada yang disebut otokrasi atau diktator, raja, ratu, dan sebagainya,  yang...

157. Bagaimana kedudukan partai-partai politik dan organisasi-organisasi sosial dalam masyrakat Islam ?

1.   Mengenai organisasi-organisasi yang sifatnya sosial, walaupun bagaimana juga bentuknya asal saja sesuai dengan amar makruf nahi mungkar serta untuk kebaikan masyarakat bersama menurut pandangan Islam, semuanya diizinkan bahkan harus dibantu oleh pemerintah. Karenanya setiap organisasi itu haruslah melalui izin dari pemerintahan setempat yang meneliti buruk baiknya keadaan yang terkandung dalam organisasi tersebut. Hal ini sangat diperlukan untuk menjaga agar tidak kemasukan pengaruh asing yang bertentangan dengan hukum Islam. 2.   Tentang partai politik terdapat dua macam ketentuan: a.     Dalam suatu negara Islam hanya ada satu partai politik, dan semua orang harus diajar ilmu pengetahuan tentang politik karena dengan itu dia akan manyadari kesanggupannya, hak dan kewajibannya dalam negara itu. Partai politik tersebut ialah Partai Islam yang mendasarkan segala gerak tindaknya atas ketentuan ayat-ayat surci dalam Alquran. Karenanya dalam negara Islam tidak akan terdapat berbagai ...