Ayat2 dalam semua kitab suci yang diturunkan ALLAH kepada manusia memberikan patunjuk dengan nada yang sama Super Ego itu The ALMIGHTY itu hanyalah satu semuanya bersesuaian dengan gejala pemikiran dan pengalaman atas mana harus dlpakaikan pengertian yang wajar.
Falsafah hidup yang mengandung pendirian atheism adalah suatu aliran yang amat sesat, penuh dengan kebrutalan yang tak dapat dipertanggung jawabkan, karena nyata falsafah ini tidak sedikit juga memakaikan perasaan dari pengalaman historis malah tidak memakaikan pemikiran yang berdasarkan hukum kausalita dalam penjelajahan logikanya. Praktis manusia2 dalam golongan ini tidak mengerti dan tidak memikirkan hidupnya, maka beradalah dia pada keadaan yang setaraf dengan hewan pada mana tak akan bisa di harapkan peningkatan kemajuan kecuali yang ditirunya, diciptakannya atau yang dirampasnya secara paksa dan kekejaman.
Sementara itu falsafah hidup yang hanya didasarkan atas gejala dan kekuatan fikiran juga hampir sebanding dengan atheism tadi karena ia hanya mengelana tanpa arah dengan tujuan kesenangan dan kemakmuran didunia kini. Dari goloagan ini mungkin dapat diharapkan peningkatan kemajuan yang relatif sesuai dengan zamannya. Tetapi mengandung banyak sekali pertentangan dalam masyarakat, akibatnya terjadilah peperangan2 dan sekularisme dalam masyarakat agama yang dipengaruhinya.
Sebaliknya falsafah hidup yang mengandung pendirian polytheisme atau yang berketuhanan lebih dari satu dapatlah dipandang sebagai masyarakat manusia yang banyak memakai dan mempedomani perasaan dari pengalaman yang historis tetapi amat sayang mereka kurang mempergunakan logika praktis yang berdasarkan hukum kausalita. Nyatalah golongan ini hanya mengikuti tradisi yang dipusakainya, akibatnya timbulah fihak2 penentang diantara sesamanya yang lahir dari pribadi2 yang kritis, terjadilah pemisahan2 golongan yang semakin banyak. Pengabdian ditujukan kepada berbagai macam object yang dipandang berkuasa dan berpengaruh, baik dari berupa benda mati dan benda2 hidup. Akibatnya juga dia golongan ini juga timbullah yang kita sebutkan atheisme tadi dan golongan yang sekularis yaitu yang memisahkan ajaran agama dari pengaturan hidup sehari2 dalam masyarakat. Dari golongan ini juga timbullah golongan yang menamakan dirinya nasionalis. feodal, kapitalis, dan sebagainya.
Hanyalah falsafah hidup yang mengandung aliran monotheisme, atau juga yang disebut agama TAUHID satu2nya yang menganduag kecukupan unsur untuk peningkatkan kemajuan. Unsur mana ialah: 1. Pengalaman yang historis. 2. Logika yang berdasarkan hukum kausalita. 3. Ayat2 suci yang diturunkan oleh super Ego, ALCHALIQ yang SATU termaktub dalam kitab suci yang terjalin tiga TAURAT, INJIL dan ALQURAN. Ketiga kitab itu mengandung rahasia2 ilmiah dan falsafah yang konkrit yang tak boleh dipisahkan. Aliran ini sebenarnya adalah Internationalisme dan Universil, maka orang2 yang sengaja atau tanpa sadarnya memisahkan ketiga macam kitab suci itu berarti telah melakukan suatu kekeliruan yang amat nyata, maka bukanlah ia menjalankan agama Tauhid tapi menantanglah dia pada ajaran Tuhannya yang amat dicintainya.




