Diuji


Setiap orang harus dapat menyadari bahwa hidup yang pertama kini adalah hidup penuh ujian, setiap diri diuji dengan apa yang ada padanya tentang iman kepada Allah dan melaksanakan garis-garis hukumNYA yang tertulis dalam Al-Qur'an, semua itu berlaku untuk mendapatkan nilai resiko bagi setiap diri itu yang akan diterimakan pada hidup kedua tanpa ujung di akhirat, di mana manusia itu terpisah antara surga dan neraka.

Rizki

 Pada Ayat 51/57 ditekankan bahwa ALLAH tidak merencanakan mendapat rizki dari manusia, dan tidak ingin mendapat makan dari manusia, karena rizki dan makanan itu hanyalah dibutuhkan manusia sendiri dan makhluk lain yang DIA ciptakan, bahkan DIA-lah yang melengkapkan kebutuhan hidup bagi manusia seluruhnya. Walaupun pada umumnya orang mengetahui keadaan demikian tetapi ALLAH sengaja menjelaskan masalah rizki hidup tersebut berulang kali. Hal ini ialah karena naluri manusia sangat tergugah dengan masalah kebutuhan hidup yang oleh masyarakat kini disebut dengan "ekonomi." Maka untuk itu dengan tegas dinyatakan pada Ayat 51/58 bahwa DIA saja yang Pemilik semua rizki, DIA-lah yang mengatur serta menyediakan rizki selaku kebutuhan hidup manusia di dunia kini, tentang mana diperlukan adanya iman, ilmu dan amal di antara masyarakat ramai, yang kita sebut Demokrasi Ketuhanan.

Begitu besarnya pengaruh kebutuhan hidup tentang mana orang-orang kafir mempergunakan semua umurnya berlomba berebut dan mengumpulkan materi yang dimiliki dengan anggapan semua itu dapat mengekalkan hidupnya di dunia kini, tetapi sayangnya sikap demikian sering pula menular kepada masyarakat yang menyatakan diri penganut Islam karena memiliki iman tanpa analisa mendalam tentang petunjuk ALLAH bahkan kadang-kadang mencampurinya dengan kezalirnan yaitu tantangan terhadap hukum ALLAH. Bagi kedua kelompok manusia itu akan tiada keamanan sebagai terkandung dalam Ayat 6/82. Orang-orang kafir, karena kesungguhannya, mendapat kesenangan sedikit di dunia dan siksaan pasti di Akhirat, sementara yang mencampurkan iman dengan zalim, akan menemui kericuhan pada hidup kini sedangkan di Akhirat nanti sangat mengharapkan ampunan ALLAH, namun yang secara terang jadi munafik pastilah ditempatkan pada lapisan bawah dalam Neraka, dinyatakan dalam Ayat 4/145.

Terhadap orang-orang munafik demikian berlakulah janjian yang tercantum pada Ayat 6/44 atau Ayat 6/123 yaitu siksaan mendadak yang diturunkan ALLAH, atau perkosaan dari pembesar masyarakat hingga menimbulkan keruntuhan total dalam peradaban. 

Semoga Bangsa Indonesia damai sejahtera.

DEMOKRASI EKONOMI



Alam dunia selalu membukakan lapangan dan bahan kehidupan bagi manusia yang kepadanya diperserahkan semua kekayaan Bumi, dan bahwa masyarakat manusia sendiri haruslah memperbaiki -- sistem politik -- yang berlaku, menghilangkan perkosaan atas hak orang lain, harus melaksanakan [demokrasi ekonomi] dan menggiatkan aktifitas nemberika  penemuan-penemuan baru bagi masyarakat yang dilanda kemiskinan dan keterbelakangan moral, materaial maupun pengetahuan.


Berapa banyak hukuman duniawi dari ALLAH berbentuk peperangan antarbangsa, pemberontakan terhadap penguasa setempat, atau juga berupa bencana alam yang terdiri dari gempa, letusan gunung, gelombang panas, gelombang pasang, ledakan besar, tornado, angin topan, banjir, longsor tanah, dan sebagainya. 


Pada masing-masing kejadian yang telah berlalu berupa realita dari 6:44 tentang hukuman bagi masyarakat yang melupakan peringatan ALLAH, dan fakta dari 2:279 tentang balasan bagi masyarakat yang tidak menjalankan [Demokrasi Ketuhanan] dalam bidang --ekonomi --.


Sampai disini

#PAHAM..?!

Kebenaran Al-Quran


Sang Generasi Muda
Al-Qur'an sebagai dipastikan 2:2, 38:88 dan 41:3 adalah Kitab Suci yang semua Ayatnya terdiri dari Firman ALLAH yang menciptakan segala yang ada di ruang angkasa ini. Semua pernyataan-NYA adalah benar tanpa ragu dan pembuktiannya akan berlaku pasti dalam sejarah kehidupan manusia pada waktu tertentu, namun para ahli fikir boleh menjelajahnya secara ilmiah waktu kini untuk bahan-bahan seperlunya telah ada terkandung dalam Alquran.

ALLAH sengaja menurunkan Alquran selaku petunjuk bagi manusia yang suka memikirkan sebagai rahmat bagi orang-orang yang beriman. Rahmat di sini lebih tepat diartikan dengan pemberian kebenaran dan pengetahuan tentang mana orang-orang beriman nyata beroleh kebenaran dan pengetahuan walaupun bukan berupa hasil pemikiran. 

ALLAH menyatakannya jadi rahmat dan petunjuk bagi manusia karena keterangan itu hanyalah keuntungan yang diberikan oleh ALLAH kepada manusia tentang mana ALLAH sendiri tidak meldapat balasan dan hasil apa-apa.

Karunia Allah



Disadari ataupun tidak, begitu komplit sekali nikmat ALLAH bagi kehidupan manusia terhadap siapa saja diserahkan semua yang ada di udara, di laut, dan di muka Bumi ini begitupun di planet-planet lain.

Pada semua itu terdapat keteraturan otomatis tepat yang mewujudkan kelestarian alam. Itulah rahmat yang sebelumnya tidak pernah diminta oleh makhluk manapun; Itulah sifat Pengasih karena memberikan kelengkapan hidup bagi ratusan ribu jenis makhluk yang semuanya untuk manusia, baik beriman ataupun kafir; Dan itulah sifat Penyayang karena membukakan peningkatan hidup, dalam bidang ilmu ataupun rizki; Berbahagialah mereka yang beriman serta menghargai Firman dalam Alquran karena selalu meningkatkan usaha hidup dalam jaminan kemakmuran dari ALLAH seperti dinyatakan pada 6:82.

Masih beruntung mereka yang mematuhi Islam secara buta tuli! karena senantiasa mengharapkan ampunan ALLAH terutama pada hidup di Akhirat nanti walaupun di dunia kini mereka selalu dalam keadaan terbelakang, tertindas, dan jadi cemoohan. Namun sangat disayangkan mereka yang selama hidupnya berada dalam tradisi berbuat dzalim tidak menghargai pemberian ALLAH, tetapi sangat celaka mereka yang dengan ilmunya telah berbuat khianat terhadap manusia ramai, memakan dan menghisap darah si miskin yang memang tidak berdaya merubah nasib.

Golongan terakhir ini mungkin saja terdapat dalam masyarakat yang menyatakan diri penganut Islam, lalu mereka beragama untuk hidup, memakai ilmu agama secara opportunistis, bukan hidup untuk agama selaku pejuang-pejuang dalam barisan untuk memajukan keredhaan ALLAH. Atau mungkin pula golongan tersebut terdapat dalam masyarakat yang sengaja diberi kelebihan oleh ALLAH agar mereka jadi pongah lalu dengan itu kedzalimannya mereka jadi bertambah sebanding dengan semakin besarnya hukuman yang akan mereka tanggungkan.

Bilakah waktunya? Mungkin saja tidak lama lagi, atau puluhan tahun lagi seperti masa yang ditunggu Firaun:

فَلَمَّا نَسُوا مَا ذُكِّرُوا بِهِ فَتَحْنَا عَلَيْهِمْ أَبْوَابَ كُلِّ شَيْءٍ حَتَّىٰ إِذَا فَرِحُوا بِمَا أُوتُوا أَخَذْنَاهُم بَغْتَةً فَإِذَا هُم مُّبْلِسُونَ ﴿٤٤﴾

6:44. Ketika mereka melupakan apa yang diperingatkan, KAMI bukakan atas mereka pintu-pintu tiap sesuatu hingga ketika mereka bergembira dengan yang diberikan itu, KAMI ambil mereka sekonyong-konyong maka ketika itu mereka jadi celaka.

#semiga dapat difahami...

DOA ACARA VIRTUAL - Doa segala acara

Assalamu’alaikum,wr,wb.

Pemirsa yang budiman…

Sembari menengadahkan tangan, marilah kita sejenak menundukkan kepala. 

Astagfirullahal’azim (3x)

A’uzubillahiminassyaithonirrajim, Bismillahirrahmanirrahi.

Alhamdulillahirrobbil’alamin, Wasshalatuwasshalamu’ala as-rhofil anbiyai walmursalin, Wa’ala aalihi wa shohbihi rosulillahi ajema’in.

Ya Allah, ya Rahman ya Rahim.

Dengan mengucapkan puji serta syukur kehadirat-MU, atas segala rahmat karunia-MU yang telah Engkau limpahkan kepada kami, dengan penuh keakraban dan bahagia ini, kami hadir di sini, kiranya Engkau memberikan barokah dan ridho-MU.

Ya Allah, Syukur Alhamdulillah.

Kami selalu ucapkan rasa syukur kepada-Mu Yaa Robb, yang telah mengumpulkan kami, duduk bersama, berdiskusi bersama dengan orang-orang yang luar biasa saat ini.

Ya Robb, hari ini kami mengadakan acara:

………………………………………………………………………………………

………………………………………………………………………………………

guna meningkatkan persaudaraan kami, menambah wawasan kami, meningkatkan semangat kami dalam berperilaku, serta memotivasi hidup kami agar istiqomah di jalan kebenaran, dalam memegang amanah-Mu.

Ya Robb, Ridhoi dan berkahilah acara kami ini.

Semoga acara kami ini bermanfaat dan hasil diskusi kami ini untuk kedepannya dapat terwujud dengan baik, dapat terlaksana dengan baik, dan hasil yan terbaik.

Ya Allah, Yang Maha Pembimbing hidup kami.

Bimbinglah setiap gerak langkah kehidupan yang kami tapaki ini, guna mengarungi kehidupan ini dengan baik, semua kebijakan kami itu semata-mata hanya untuk kebaikan masyarakat.

Ya Allah, Ya Rahman ya Rahim.

Hidupkanlah kami dalam cahaya, rahmat dan keimanan kepada-Mu. Matikanlah kami dalam ibadah terbaik yang kami miliki kepada-Mu, dan bimbinglah setiap derap langkah hidup kami, sungguh, karena hanya kepada-Mu lah tempat kami bergantung, berlindung dan meminta pertolongan.

Robbana dzolamna anfusana wa illamtaghfirlana watarhamna lana kunanna minalghosirin. Robbana atina fiddunia hasanah wa fil a khiroti hasanah waqina ‘azabannar.

Subbhanakarabbika rabbil’izati ‘amma yasifun wassalamu’alarmursalin. Walhamdulillahirrobil’alamin.

 

 

Over View

PERTUMBUHAN ILMU-ILMU ISLAM DI MADRASAH

(Nana Masrur) Kompetensi Dasar : Mampu Menguraikan Pertumbuhan Ilmu-Ilmu Islam di Madrasah Indikator : Madrasah dan Perkemb...